Potensi Wisata Kuliner di Kotabaru: Ikan Asap Pak Maje
Kotabaru, yang berada di wilayah pesisir, tidak hanya dikenal dengan kekayaan hasil lautnya, tetapi juga dengan berbagai produk turunannya. Salah satu produk yang cukup terkenal adalah ikan asap. Salah satu usaha yang mencolok adalah Ikan Asap Pak Maje, yang menjadi salah satu ikon kuliner lokal di kawasan Pulaulaut Sigam.
Lokasi dan Sejarah Usaha
Ikan Asap Pak Maje berlokasi di Desa Sarang Tiung, Kecamatan Pulaulaut Sigam, Kotabaru, sekitar 7 km dari pusat kota. Usaha ini dipimpin oleh Majenun, seorang laki-laki berusia 61 tahun. Meskipun terlihat sederhana, usaha ini cukup menarik perhatian masyarakat setempat. Saat ini, Pak Maje adalah satu-satunya usaha pengasapan ikan yang bertahan di kawasan tersebut.
Dalam sebulan, Maje mampu menghasilkan untung berkisar Rp 2 juta dengan jumlah ratusan ekor ikan yang diasap. Jenis ikan yang digunakan antara lain tongkol, kembung, terisi, dan pari. Ikan-ikan ini dijual per ekor, sedangkan pari dijual per potong dengan harga mulai dari Rp 17 ribu hingga Rp 35 ribu.
Proses Pengolahan yang Rumit
Proses pengolahan ikan asap Pak Maje terbilang rumit. Pertama, ikan segar dibersihkan secara manual. Selanjutnya, ikan diasap dengan beberapa tahapan menggunakan bahan bakar berbeda seperti sabut, tempurung, dan arang. Proses pengasapan memakan waktu sekitar empat jam.
Majenun menjelaskan bahwa penggunaan bahan bakar yang berbeda-beda dilakukan untuk memastikan tingkat kematangan sempurna dan memperpanjang masa simpan ikan. Ia mengakui bahwa menjalankan usaha ini membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Pemantauan tingkat kematangan dan menjaga kualitas ikan sangat penting agar dapat memenuhi harapan pelanggan.
Alat dan Metode Produksi
Untuk proses pengasapan, Maje menggunakan drum yang didesain sederhana. Drum ini memiliki pintu di bagian samping dan bahan bakar ditempatkan di bagian bawah. Pengasapan dilakukan tepat di depan rumah tanpa memerlukan ruang khusus.
Saat ini, Maje rutin memproduksi ikan asap dalam sebulan beberapa kali. Hasil produksinya juga dijual di Wisata Kampung Nelayan Desa Sarang Tiung. Ikan asapnya bisa langsung disantap atau dimasak dengan santan, terutama jenis pari asap.
Harga dan Kapasitas Produksi
Harga ikan asap yang ditawarkan bervariasi tergantung jenis ikan. Untuk ikan tongkol, harga per ekornya sekitar Rp 35 ribu. Sementara itu, ikan kembung, terisi, dan pari per potong dijual dengan harga Rp 17 ribu. Dalam sekali pengasapan, kapasitas drum yang digunakan mampu menampung hingga 40 ekor ikan.
Keistimewaan Ikan Asap Pak Maje
Ikan asap Pak Maje tidak hanya menjadi alternatif bagi para pecinta kuliner, tetapi juga menjadi solusi untuk mengoptimalkan hasil laut yang biasanya hanya dijual sebagai ikan segar atau ikan asin. Dengan metode pengolahan yang khas dan kualitas yang terjaga, ikan asap ini menjadi salah satu primadona wisata kuliner di Kotabaru.
Bagikan ke:
