Kepergian Gustavo Franca dari Persija Jakarta
Kabar mengenai kepergian Gustavo Franca dari Persija Jakarta tampaknya benar adanya. Gelandang serang asal Brasil itu dilaporkan telah berpamitan dengan para pemain, pelatih, dan seluruh komponen Macan Kemayoran. Pergiannya ini menandai akhir dari masa kariernya bersama klub ibu kota.
Gustavo Franca adalah salah satu pemain Brasil yang direkrut oleh Persija Jakarta pada awal musim. Dia diboyong atas rekomendasi pelatih Mauricio Souza untuk menghadapi Super League 2025/2026. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat lini tengah Macan Kemayoran, yang sebelumnya dinilai kurang kreatif. Franca dikenal sebagai gelandang serang yang kreatif dan menjadi motor serangan utama tim.
Namun, di pertengahan musim, situasi berubah. Beredar kabar bahwa Gustavo Franca akan dilepas oleh Persija Jakarta sebagai bagian dari evaluasi putaran pertama. Bahkan, ia disebut sudah berpamitan dengan klub pada Sabtu (17/1). Isu ini mulai menyebar di kalangan penggemar Macan Kemayoran melalui media sosial.
Salah satu akun Instagram, Mediapersija, menyampaikan kabar tersebut. “BREAKING! Kabarnya sore tadi Gustavo Franca sudah berpamitan dengan rekan-rekannya di Sawangan,” tulis akun tersebut. Hingga saat ini, belum ada informasi jelas mengenai nasib Franca setelah pergi dari Persija.
Sebelumnya sempat muncul kabar bahwa Franca akan dipinjamkan oleh Persija Jakarta ke klub lain. Dua klub yang dikaitkan dengan Franca adalah Arema FC dan PSS Sleman, yang dilaporkan tertarik menggunakan jasa gelandang serang tersebut untuk putaran kedua Super League 2025/2026. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak klub.
Jika Franca benar-benar meninggalkan Persija, maka catatan statistiknya hanya terbatas. Dia hanya memainkan 13 pertandingan bersama klub dengan total waktu bermain sebanyak 567 menit. Kontribusinya adalah satu gol dan dua assist. Catatan ini membuat Franca belum memenuhi ekspektasi manajemen dan suporter The Jakmania.
Meski demikian, Franca sempat mencuri perhatian dengan penampilan ciamiknya di awal musim. Ia langsung menyumbang assist saat melawan Persita Tangerang dan mencetak gol dalam laga melawan Persis Solo di dua laga pertama. Namun, permainannya semakin menurun dan dianggap masih kurang apik.
Franca tidak mampu memenuhi harapan penggemar sebagai playmaker yang mampu menambah kreativitas Macan Kemayoran di lapangan. Hal ini menyebabkan tim pelatih kehilangan kesabaran. Franca mulai banyak dicadangkan oleh Mauricio Souza, sehingga menit bermainnya sangat minim.
Dalam enam pertandingan terakhir, Franca hanya tampil selama 22 menit. Kesempatan tersebut didapat dalam tiga laga, yaitu empat menit saat melawan Persik Kediri, tiga menit saat melawan PSIM Yogyakarta, dan 15 menit saat melawan Persijap Jepara. Di laga terakhir, ia sempat memberikan assist untuk gol Aditya Warman. Meskipun begitu, performanya tetap dinilai kurang memadai.
Bagikan ke:
