Aksi PNS Wanita yang Viral dan Permintaan Maafnya
Sebuah video yang menampilkan aksi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) wanita berjoget sambil membagikan uang telah menjadi viral di media sosial. Aksi tersebut terjadi setelah ia dilantik dalam jabatan baru, yang akhirnya membuatnya mendapat perhatian besar dari masyarakat.
Video tersebut menunjukkan SN, nama inisial dari oknum PNS tersebut, yang sedang berjoget sambil membagikan uang kepada orang-orang di sekitarnya. Aksi ini terjadi pada Rabu (31/12/2025), setelah SN mengikuti pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Ia kini menempati jabatan sebagai Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian di Sekretariat Kantor Kecamatan Batanghari Leko (BHL).
Sebelumnya, SN bertugas sebagai Pengelola Pelayanan dan Pembinaan Kelembagaan Keluarga Berencana di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Musi Banyuasin. Setelah pelantikan, ia menghadiri acara makan bersama di sebuah tempat makan di Kota Sekayu, yang menjadi sumber video tersebut.
Setelah video tersebut tersebar, SN terancam akan menerima sanksi dari Inspektorat Kabupaten Muba. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muba, H Pathi Ridwan. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran mendalam terkait kejadian ini. “Nanti akan dibahas oleh tim, termasuk bentuk sanksinya,” ujar Pathi Ridwan, Jumat (2/1/2026).
Permintaan Maaf dan Penjelasan dari SN
Setelah kejadian tersebut, SN akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa video tersebut direkam oleh pihak keluarga saat acara makan bersama di salah satu tempat makan di Kota Sekayu. Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan setelah jam kerja usai.
“Waktu itu sudah sore dan sudah jam pulang kerja. Uang yang digunakan adalah uang pribadi saya, dan kegiatan tersebut murni acara keluarga,” ujarnya.
Meski demikian, SN mengakui kesalahannya karena masih mengenakan pakaian dinas lengkap usai pelantikan, sehingga menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan daerah dan seluruh warga Muba.
“Saya tidak bermaksud pamer. Kejadian ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya dan keluarga. Saya mohon maaf kepada pimpinan dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Muba,” ungkapnya.
Peristiwa Terkini Lainnya
Selain kasus ini, terdapat berita lain yang juga mencuri perhatian. Seorang mahasiswa di Sanggau dibunuh oleh teman kos gara-gara cekcok perkar utang sebesar Rp 700 ribu. Kejadian ini menunjukkan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama, terutama dalam lingkungan tinggal bersama.
Bagikan ke:
