Guru Kabupaten Bekasi Berikan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra
Ribuan guru di Kabupaten Bekasi mengambil inisiatif untuk memberikan bantuan kepada para korban bencana yang terjadi di wilayah Sumatra. Dengan melakukan patungan, mereka berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 549.870.000 yang kemudian disalurkan melalui rekening Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bekasi.
“Alhamdulillah, dana tersebut telah disalurkan dan ini merupakan wujud kepedulian guru di Kabupaten Bekasi terhadap sesama yang terdampak bencana di Sumatera,” ujar Ketua PGRI Kabupaten Bekasi, Hamdani.
Dana yang dikumpulkan tersebut telah didistribusikan ke beberapa wilayah terdampak bencana di Sumatra. Sebanyak Rp 200 juta dialokasikan untuk Provinsi Aceh, sementara Rp 100 juta disalurkan ke Provinsi Sumatra Barat. Selain itu, melalui PGRI Provinsi Jawa Barat, sebesar Rp 100 juta juga dialokasikan untuk penanganan bencana di Sumatera.
Sementara itu, bantuan untuk Sumatra Utara sebesar Rp 100 juta masih dalam proses penyaluran. Dana tersebut akan disalurkan setelah memenuhi kebutuhan dan rekomendasi dari Pengurus Besar PGRI. Setelah dikurangi biaya operasional kegiatan, tersisa saldo sebesar Rp 28,9 juta yang akan dimusyawarahkan lebih lanjut.
Semangat Gotong Royong dan Kepedulian Sosial
Melalui kegiatan ini, PGRI Kabupaten Bekasi menegaskan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial guru tetap hidup. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian tidak hanya terbatas pada wilayah tertentu, tetapi bergerak demi kemanusiaan dan kebersamaan bangsa.
Hamdani menekankan komitmen organisasinya dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana bantuan. “Kami bertanggung jawab penuh terhadap uang sumbangan bencana Sumatra yang dititipkan melalui rekening PGRI Kabupaten Bekasi. Seluruh proses kami lakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Sumber Dana dan Proses Penyaluran
Menurut Hamdani, dana bantuan yang dihimpun berasal dari solidaritas guru-guru melalui cabang dan ranting PGRI di Kabupaten Bekasi. Meski demikian, pihaknya tidak memerinci satu per satu nama penyumbang karena sebagian dana disalurkan melalui rekening pribadi. Namun, laporan lengkap tetap terdokumentasi.
“Laporannya ada di kami dan akan kami sampaikan secara resmi dalam rapat konsultasi agar jelas berasal dari cabang atau ranting mana,” tambahnya.
Pemrosesan Dana yang Transparan
PGRI Kabupaten Bekasi menjelaskan bahwa seluruh proses pengelolaan dana dilakukan dengan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Mereka berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang diberikan oleh guru-guru digunakan sebaik-baiknya untuk membantu korban bencana di Sumatra.
Bagikan ke:
