JAKARTA — Perangkat elektronik seperti ponsel, tablet, dan gadget lainnya kini menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, agar perangkat tetap awet dan tahan lama, pengguna perlu memperhatikan cara penggunaannya. Tanpa disadari, beberapa kebiasaan harian justru dapat merusak perangkat dan mempercepat usia pakainya. Berikut adalah 10 kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar ponsel tetap berfungsi optimal dan tidak mudah rusak:
-
Menggunakan Kabel Pengisi Daya yang Murah
Kabel pengisi daya berkualitas rendah berisiko menyebabkan arus listrik tidak stabil. Selain memperlambat proses pengisian, kondisi ini dapat merusak port charger dan mempercepat penurunan kualitas baterai. Kabel yang sering ditekuk atau ditarik juga meningkatkan risiko kerusakan. -
Membiarkan Baterai Terlalu Sering Habis
Sering membiarkan baterai hingga mencapai 0% dapat mempercepat degradasi baterai lithium-ion. Untuk menjaga umur baterai lebih lama, sebaiknya mengisi daya sebelum baterai turun di bawah 30%. -
Mengisi Daya Sepanjang Malam
Mengisi daya semalaman hingga baterai penuh secara terus-menerus dapat memperpendek umur baterai, terutama pada perangkat lama yang belum memiliki fitur pengaturan pengisian otomatis. Idealnya, tingkat baterai dijaga di kisaran 40%–80% untuk menjaga performa jangka panjang. -
Lupa Me-restart Perangkat
Jarang mematikan atau me-restart gadget dapat menyebabkan penumpukan beban sistem. Me-restart perangkat secara berkala membantu menyegarkan memori, menutup aplikasi bermasalah, serta mengurangi konsumsi daya berlebih. -
Tidak Menggunakan Casing atau Pelindung
Gadget yang digunakan tanpa pelindung meningkatkan risiko kerusakan akibat jatuh, benturan, atau tumpahan cairan. Casing dan pelindung layar dapat membantu menjaga kondisi fisik perangkat tetap optimal. -
Terlalu Sering Digunakan di Dalam Air
Meski sebagian perangkat memiliki fitur tahan air, paparan air secara berulang tetap berisiko merusak komponen internal. Air laut dan air kolam renang bahkan dapat mempercepat korosi pada bagian dalam perangkat. -
Mengabaikan Pembaruan Sistem dan Aplikasi
Tidak memperbarui sistem operasi dan aplikasi membuat gadget rentan terhadap gangguan keamanan dan bug. Pembaruan rutin umumnya membawa perbaikan kinerja dan tambalan keamanan yang penting untuk melindungi data pengguna. -
Mengabaikan Keamanan Digital
Mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi atau mengabaikan pengaturan keamanan dapat membuka celah serangan siber. Ancaman malware tidak hanya membahayakan data, tetapi juga dapat mengganggu kinerja perangkat secara keseluruhan. -
Terpapar Suhu Ekstrem
Penggunaan gadget di suhu terlalu panas atau terlalu dingin dapat merusak baterai dan layar. Paparan panas berlebih, seperti di dalam mobil yang terparkir, bahkan dapat menurunkan kapasitas baterai secara signifikan dalam jangka panjang. -
Menyimpan Ponsel di Saku Celana
Menyimpan ponsel di saku celana berisiko membuat perangkat tertekan dan melengkung, terutama pada ponsel berbodi tipis. Selain itu, panas tubuh dapat mempercepat pengurasan daya baterai.
Bagikan ke:
