Jumlah Wisatawan Meningkat Selama Nataru di Jawa Tengah
Selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), sekitar 8,7 juta wisatawan datang ke Jawa Tengah. Daerah ini menjadi salah satu tujuan utama bagi para pengunjung karena berbagai destinasi yang menarik dan fasilitas yang memadai. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan bahwa keamanan merupakan faktor penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat dan para wisatawan.
“Keamanan adalah fondasi utama. Jika Jawa Tengah aman dan nyaman, maka kepercayaan investor akan tumbuh dan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” ujar Luthfi pada Jumat (2/1/2026). Ia menekankan bahwa keamanan tidak hanya memberikan rasa aman bagi warga, tetapi juga meningkatkan minat investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan Nataru tidak lepas dari kerja sama yang solid antara Polri, instansi terkait, serta partisipasi aktif masyarakat. Ia mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh seluruh pihak untuk memastikan situasi tetap kondusif selama perayaan.
“Apresiasi dari Bapak Gubernur menjadi penyemangat bagi seluruh personel yang bertugas di lapangan,” ujarnya.
Operasi Lilin Candi Melibatkan 10 Ribu Personel
Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama Nataru, lebih dari 10 ribu personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait diterjunkan dalam Operasi Lilin Candi 2025. Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis, seperti gereja, obyek wisata, pusat keramaian, serta berbagai lokasi kegiatan masyarakat lainnya.
Selain fokus pada pengamanan, petugas juga memberikan pelayanan dan imbauan secara humanis agar masyarakat dapat merayakan malam tahun baru dengan aman dan tertib. Menurut Artanto, pengamanan momen natal dan tahun baru merupakan tugas bersama.
Sehingga hal ini menjadi kunci utama terciptanya situasi yang kondusif. “Pengamanan Nataru adalah tugas bersama, dan sinergi lintas sektor menjadi kunci utama terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujar Artanto.
Faktor Penting dalam Keberhasilan Pengamanan
Beberapa faktor yang menjadi kunci keberhasilan pengamanan selama Nataru antara lain:
- Kerja sama antar instansi – Kolaborasi antara Polri, TNI, dan instansi lainnya sangat penting untuk memastikan pengamanan yang efektif.
- Partisipasi masyarakat – Kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan turut mendukung upaya pihak berwenang.
- Pelayanan yang baik – Petugas tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan yang ramah dan informatif kepada masyarakat.
Dengan pendekatan yang komprehensif, Jawa Tengah berhasil menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi para wisatawan maupun masyarakat setempat selama perayaan Nataru. Hal ini membuktikan bahwa keamanan dan kenyamanan dapat menjadi landasan yang kuat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan daya tarik daerah sebagai destinasi wisata.
Bagikan ke:
