Adikarto.com.CO.ID, MEDAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Sumatera Utara (Sumut), memberikan sertifikasi halal kepada 100 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) demi meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas pasar produk.
Label halal bukan hanya kewajiban, tetapi juga daya tarik yang membuka captive market lebih luas. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas usai penyerahan sertifikat halal dan SPP-IRT kepada 100 pelaku UMKM di Kota Medan, Provinsi Sumut, Jumat (13/2/2025).
Menurut Rico, produk bersertifikat halal menjadi penting karena memberi rasa aman dan nyaman bagi seluruh konsumen. Dengan adanya sertifikasi halal, kata Rico, pelaku UMKM dapat meningkatkan produk sehingga menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah.
“UMKM saat ini bukan lagi sekadar usaha kecil, melainkan pengusaha mandiri yang berperan penting menjaga stabilitas ekonomi di tengah meningkatnya kebutuhan hidup,” ujar Rico.
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa Pemkot Medan terus berkomitmen mendukung pelaku UMKM dengan melakukan berbagai upaya. Rico juga meminta pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi dengan menggunakan media sosial agar mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas.
“Penguatan UMKM tidak cukup bersifat seremonial, melainkan perlu forum diskusi dan rembuk bersama agar pelaku usaha dapat saling berbagi pengalaman, strategi, serta solusi atas tantangan usaha,” ucap Rico.
Pemkot Medan, kata Rico, juga menegaskan akan memberikan pendampingan, pelatihan, kemudahan perizinan, serta penguatan akses pemasaran untuk mendukung UMKM naik kelas.
Langkah Strategis Pemkot Medan dalam Mendukung UMKM
Beberapa langkah strategis yang dilakukan oleh Pemkot Medan antara lain:
-
Pendampingan dan Pelatihan
Pemkot Medan menyediakan program pendampingan dan pelatihan untuk pelaku UMKM. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para pengusaha kecil agar bisa berkembang secara berkelanjutan. -
Kemudahan Perizinan
Untuk mempercepat proses operasional bisnis, Pemkot Medan memberikan kemudahan dalam proses perizinan. Hal ini bertujuan agar pelaku UMKM tidak terhambat oleh birokrasi yang rumit. -
Penguatan Akses Pasar
Pemkot Medan juga fokus pada penguatan akses pasar. Melalui berbagai inisiatif seperti pameran produk lokal dan kerja sama dengan pemangku kepentingan, pelaku UMKM diberi kesempatan untuk memperluas jaringan distribusi. -
Pemanfaatan Teknologi
Rico mengajak pelaku UMKM untuk memanfaatkan media sosial sebagai alat promosi dan pemasaran. Dengan digitalisasi, UMKM bisa menjangkau konsumen yang lebih luas dan meningkatkan penjualan.
Peran UMKM dalam Perekonomian Daerah
UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian daerah. Mereka tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga menjadi tulang punggung dari pertumbuhan ekonomi. Dengan dukungan dari pemerintah, UMKM dapat berkembang menjadi usaha yang lebih besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian kota.
Selain itu, UMKM juga menjadi bagian dari budaya lokal. Produk-produk yang dihasilkan oleh UMKM sering kali memiliki ciri khas dan nilai-nilai tradisional yang tidak bisa digantikan oleh produk industri besar. Oleh karena itu, perlindungan dan pemberdayaan UMKM sangat penting untuk menjaga keberlanjutan ekonomi lokal.
Dalam rangka memperkuat peran UMKM, Pemkot Medan juga berencana untuk mengadakan berbagai acara dan forum diskusi. Acara-acara ini bertujuan untuk membangun komunikasi antara pelaku UMKM dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan demikian, masukan dan aspirasi dari pelaku UMKM dapat didengar dan diwujudkan dalam bentuk kebijakan yang lebih efektif.
Tantangan yang Dihadapi UMKM
Meskipun UMKM memiliki potensi besar, mereka juga menghadapi berbagai tantangan. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan modal, kurangnya akses informasi, dan persaingan yang semakin ketat. Untuk mengatasi hal ini, Pemkot Medan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan yang berkelanjutan.
Dengan adanya sertifikasi halal, pelaku UMKM tidak hanya memperkuat reputasi produk mereka, tetapi juga meningkatkan daya saing di pasar. Sertifikasi ini menjadi salah satu aspek penting dalam membangun kepercayaan konsumen.
Seiring dengan perkembangan zaman, UMKM harus terus beradaptasi dengan perubahan. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif dari pelaku usaha sendiri, UMKM dapat menjadi mitra strategis dalam pembangunan ekonomi daerah.
Bagikan ke:
