Avenged Sevenfold memang tidak pernah gagal membuat lagu. Bagi pecinta musik dengan genre heavy metal barat, musik-musik mereka sangat indah didengarkan dengan melodi yang tidak terlalu keras dan bisa ditirukan. Ditirukan maksud saya di sini adalah dinyanyikan ulang. Karena banyak lagu rock yang sulit untuk dinyanyikan kembali, terlebih diiringi oleh instrumen gitar. Victim bisa jadi salah satu pilihan lagu tongkrongan yang keren.
Lagu Victim dirilis pada Juli tahun 2010 dalam Album Nightmare. Durasi lagu ini cukup lama yaitu 7:29 menit dan merupakan lagu ke 8 di album Nightmare. Victim, dirilis tanpa Jimmy Sullivan yang meninggal tahun 2009. Saya mengagumi Jimmy, walaupun filling drum di lagu ini terdengar berbeda dengan pukulan The Rev, namun Victim tetap menjadi musik dengan kesan yang keren. Lagu ini dibuat oleh M Shadows saat melihat badai setelah kepergian The Rev. Memorinya kepada sang sahabat yang cukup kuat membuat M Shadow menciptakan lagu ini sebagai kenangan atas The Rev Sullivan —

Lagu Victim banyak menyelamatkan orang-orang dari depresi. Well, walaupun saya tidak dapat menyajikan data, namun hidup bertahun-tahun dengan mendengar lagu ini memiliki pengalaman pribadi tersendiri untuk saya. Saya hanya berpikir mungkin banyak yang memiliki pengalaman khusus dengan Victim, seperti saya.
Bagaimana hubungannya dengan depresi?
Pendengar lagu Victim mungkin kebanyakan pria yang menyukai music heavy metal lainnya. Namun, Victim lebih dari sekedar lagu. Victim adalah obat. Dan pendengarnya pasti tidak hanya dari kaum laki-laki. Dalam beberapa tahun terakhir, Victim sangat populer di kalangan penyuka musik. Bukan cuma musik heavy metal, namun pecinta musik dengan genre lain ternyata juga cukup bisa mendengarkan lagu ini. Musik sendiri menurut banyak penelitian bisa menjadi obat untuk depresi. Banyak lembaga pemulihan mental menggunakan musik sebagai medium terapi.
Jurnal UGM dalam Studi Metaanalisis menyebutkan bahwa gelombang otak yang dihasilkan saat mendengarkan musik ini cenderung berada di rentang alfa (8–12 Hz) dan theta (4–8 Hz). Rentang tersebut menyebabkan kondisi rileks, tenang dan fokus. Musik dapat merangsang hipotalamus otak sehingga menimbulkan perasaan lebih tenang yang mempengaruhi produksi dopamin.

Victim, lagu heavy metal dengan beat yang cukup pelan tanpa ada unsur hardcore walaupun disajikan dengan pukulan drum yang cukup kuat dan dinamis tetap membawa ketenangan pada siapapun yang mendengarkannya. Bagi saya sendiri, intro depan yang didominasi suara humming dan ride cymbal yang cukup memorable mengingatkan saya pada unsur kimia dopamine, C8H11NO2. Hubungannya apa? saya tidak tau juga. Seperti mengingat dopamine saat mendengar intro dan outro lagu ini.
Sebagai intermezzo, dopamine sendiri dirilis oleh tubuh sebagai neurotransmitter yang menyampaikan rangsangan. Dopamine ini disebut juga sebagai hormon kebahagiaan karena berperan penting untuk memberikan perasaan senang. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa aktivitas mendengarkan musik favorit adalah salah satu cara untuk merilis dopamin itu sendiri.

Victim merefleksikan kehilangan, dikemas dengan pandangan bahwa setiap kita adalah korban dari sesuatu jika mengalami luka. Dan kehilangan adalah puncak luka paling dalam yang mungkin orang rasakan. Selama bertahun-tahun, Victim mungkin menyelamatkan banyak jiwa yang sedih atas kehilangan. Victim seperti memberikan validasi untuk mereka yang merasa kehilangan agar tetap berdiri dan melanjutkan hidup, memberikan pesan bahwa kita tidak perlu khawatir karena sebagai korban, kita tidak sendiri.
We’re all the victims of a crime…..
Bagikan ke:
