Perawatan Kendaraan Setelah Liburan Nataru
Jika Anda menghabiskan liburan Natal dan Tahun Baru dengan melakukan perjalanan ke luar kota, maka kendaraan yang telah melintasi berbagai daerah tentu perlu diperiksa kondisinya. Salah satu komponen penting yang harus diperhatikan adalah oli mesin.
Oli mesin dapat dianggap sebagai “darah” dari mesin karena fungsinya yang utama adalah menjaga performa mesin agar bekerja secara optimal. Namun, banyak pengemudi bertanya apakah perlu mengganti oli setelah kendaraan dibawa bepergian dalam jarak yang panjang.
Dalam penjelasannya, Shofwatuzzaki, Head of Technical Lubricants Shell Indonesia, menjelaskan bahwa selama perjalanan, beberapa pengemudi mungkin menghadapi kondisi berkendara yang lebih berat. Contohnya adalah mengangkut beban yang lebih berat dari biasanya, seperti kabin yang penuh dengan penumpang atau membawa barang bawaan seperti koper dan oleh-oleh.
Belum lagi jika terjadi kemacetan lalu lintas atau cuaca yang tidak menentu, seperti hujan atau terik matahari, serta durasi berkendara yang cukup panjang. Semua faktor ini tentu memengaruhi kondisi oli mesin kendaraan.
Namun, menurut Shofwatuzzaki, desain kendaraan dan spesifikasi oli mesin modern sudah dirancang untuk menghadapi kondisi-kondisi tersebut. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan pelumas dengan spesifikasi yang sesuai atau bahkan lebih tinggi dari persyaratan mesin kendaraan.
Selain itu, penggantian pelumas juga harus dilakukan sesuai dengan periode penggantian yang ditentukan oleh produsen kendaraan (OEM) atau pabrikan mobil. Hal ini berlaku baik untuk oli mesin maupun oli transmisi.
Pada umumnya, rentang penggantian oli transmisi lebih panjang dibandingkan dengan oli mesin. Zaki, begitu ia biasa dipanggil, meyakinkan bahwa jika oli transmisi sudah diganti sebelum perjalanan liburan, maka tidak perlu segera diganti lagi setelah kembali dari liburan. “Kecuali jika jarak tempuh atau periode penggantian normal sudah tercapai,” tambahnya.
Periode penggantian oli berdasarkan jarak tempuh biasanya tercantum pada kartu servis yang diberikan setelah dilakukan penggantian oli. Dengan demikian, pengemudi dapat merencanakan perawatan kendaraan secara lebih efektif.


Bagikan ke:
