Aturan Baru Time Clock yang Akan Diterapkan di Indonesia Masters 2026
Turnamen bulu tangkis bergengsi, Indonesia Masters 2026, akan menjadi tempat uji coba aturan baru yang dikenal sebagai Time Clock. Aturan ini dirancang untuk mempercepat alur pertandingan dan menjaga ritme permainan tetap terjaga.
Apa Itu Time Clock?
Time Clock adalah sistem penghitung waktu yang menetapkan batas konsisten selama 25 detik untuk jeda antar-reli ketika tidak ada insiden yang terjadi. Sistem ini sedang didorong oleh Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dan akan diujicobakan dalam turnamen Indonesia Masters 2026.
Menurut Bambang Roedyanto, pengurus bidang hubungan luar negeri PP PBSI sekaligus direktur turnamen Indonesia Masters 2026, Time Clock akan dites dari kualifikasi sampai main draw. Ia juga menyebut bahwa sistem ini telah diuji coba di Australia Open sebelumnya, namun hanya pada babak kualifikasi.
Penerapan Time Clock
Sistem jam waktu ini diumumkan oleh BWF pada 10 September 2025 dan sudah dimasukkan ke dalam instruksi untuk ofisial pertandingan pada 17 November 2025. Uji coba secara komprehensif di beberapa turnamen BWF World Tour telah disepakati Dewan BWF dalam pertemuan yang berlangsung pada 29 Agustus 2025. Uji coba akan dilakukan sepanjang tahun 2026 untuk turnamen-turnamen tertentu.
Dengan aturan ini, pemain mendapatkan kebebasan lebih dalam melakukan aktivitas seperti minum air, mengelap keringat, atau memotong senar raket yang rusak tanpa harus meminta izin kepada wasit. Namun, aktivitas tersebut tetap dibatasi dalam durasi tertentu agar tidak mengganggu alur pertandingan.
Kontroversi Semprotan Pendingin
Salah satu hal yang sempat menjadi kontroversi adalah penggunaan semprotan pendingin. Pada akhir tahun 2024, BWF membuat aturan yang melarang perawatan medis bagi pemain kecuali saat interval, artinya setelah poin ke-11 atau akhir gim. Kritik keras muncul, terutama setelah cedera serius yang dialami tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, saat terkena getahnya di BWF World Tour Finals 2024.
Namun, BWF telah mengubah aturan soal penanganan medis sebelum Time Clock diterapkan sepenuhnya. Hal ini menunjukkan bahwa regulasi tersebut terus disempurnakan berdasarkan masukan dari para pemain dan pelatih.
Cara Kerja Time Clock
Penghitung waktu dimulai saat umpire memperbarui skor pertandingan. Pemain yang mendapat giliran memberikan servis harus sudah berada dalam posisi siap sebelum batas waktu 25 detik berakhir. Pemain yang mendapat giliran menerima servis tidak boleh mengulur-ulur waktu sesudahnya.
Wasit memiliki hak memberi pengecualian untuk protes dari pemain, cedera, atau memberi waktu ekstra kepada petugas untuk mengelap lapangan. Sebelumnya, pemain yang dinilai mengulur-ulur waktu akan mendapat peringatan terlebih dulu sebelum menerima kartu.
Manfaat dan Tantangan
Aturan Time Clock bertujuan untuk memastikan pertandingan berjalan lancar dan efisien. Meskipun demikian, para pemain dan pelatih masih perlu menyesuaikan diri dengan perubahan ini. Dengan adanya aturan ini, diharapkan pertandingan akan lebih dinamis dan lebih mudah dipahami oleh penonton.
Bagikan ke:
