Inovasi Biomaterial dari Dosen Unair yang Berhasil Mendapatkan Hak Paten
Seorang dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga (Unair), Elly Munadziroh, berhasil menciptakan inovasi di bidang biomaterial yang mendapatkan hak paten. Inovasi tersebut berupa metode pembuatan biokomposit membran amnion sapi dengan hidroksiapatit yang memiliki potensi besar dalam mempercepat dan mengoptimalkan proses penyembuhan luka serta regenerasi tulang.
Motivasi untuk Menghadirkan Produk Medis Karya Anak Bangsa
Elly menjelaskan bahwa motivasi utamanya berasal dari keinginan untuk menghadirkan produk medis yang dihasilkan oleh anak bangsa sendiri. “Selama ini, sebagian besar material yang digunakan oleh dokter gigi mayoritas berasal dari produk luar negeri atau impor,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada Jumat, 2 Januari 2025.
Memanfaatkan Membran Terbuang
Penelitian Elly merupakan riset berkelanjutan yang dimulai dari disertasinya saat menempuh pendidikan doktoral (S3). Fokus penelitiannya saat itu adalah membran amnion, yaitu selaput bayi yang biasanya terbuang setelah proses persalinan. Padahal, membran amnion mengandung berbagai nutrisi, kolagen, serta unsur lainnya yang dapat mendukung proses penyembuhan luka dan regenerasi tulang.
“Inovasi ini memanfaatkan material yang bersifat alami dan berasal dari tubuh manusia, sehingga harapan kami memiliki tingkat kompatibilitas yang baik dan meminimalkan risiko penolakan oleh tubuh,” kata Elly. Penggunaan material yang sebelumnya tidak termanfaatkan dan terbuang diharapkan dapat memberikan nilai tambah dalam pengoptimalan penyembuhan luka dan tulang.
Tantangan dalam Proses Penelitian
Dalam proses penelitian, Elly tidak luput dari berbagai tantangan. Salah satunya berkaitan dengan kesiapan dan ketersediaan sarana laboratorium. Penelitian biomaterial membutuhkan fasilitas yang tidak hanya berasal dari satu laboratorium. Untuk mengatasi hal tersebut, ia menekankan pentingnya membangun jejaring dengan berbagai laboratorium dan pusat riset.
Rencana Pengembangan Inovasi
Agar hasil penelitiannya dapat berkembang, Elly berencana untuk mengembangkan secara luas inovasi ini melalui tahapan uji klinis. Setelah uji klinis selesai dan memenuhi standar, produk tersebut dapat dikomersialisasikan melalui kerja sama dengan industri.
Pesan untuk Para Peneliti Muda
Elly juga memberikan pesan kepada para peneliti muda untuk terus bersemangat dan tidak lelah melakukan penelitian. “Karena penelitian masih sangat terbuka bebas dan memiliki banyak peluang yang dapat dikembangkan demi memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” tuturnya.
Bagikan ke:
