Pekanbaru – Pada hari Rabu (31/12/2025) sore, sebuah momen yang penuh makna dan bersejarah terjadi bagi sejumlah petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru. Saat sedang menjalani prosesi pelantikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, mereka harus meninggalkan acara tersebut untuk segera menangani tugas kemanusiaan yang mendesak.
Sekitar pukul 17.00 WIB, kebakaran dilaporkan terjadi di Asrama Pancasila, Jalan Soetomo, Kelurahan Sukamulia, Kecamatan Sail. Tanpa ragu, para petugas Damkar yang sedang mengikuti pelantikan langsung bergegas menuju lokasi kejadian, bahkan masih mengenakan seragam Korpri.
Api diketahui telah menghanguskan enam petak rumah papan di kawasan asrama. Luas area yang terbakar mencapai sekitar 15 x 6 meter persegi. Berdasarkan informasi dari Kepala DPKP Kota Pekanbaru Zarman Candra melalui Koordinator Lapangan Hardiansyah, saat laporan kebakaran diterima, seluruh personel segera dikerahkan meskipun sedang berada di tengah acara pelantikan.
“Kami langsung bergerak ke lokasi kejadian dengan masih mengenakan seragam Korpri. Ini merupakan bentuk komitmen dan profesionalisme petugas Damkar dalam melindungi masyarakat, meskipun sedang berada di tengah momen penting secara pribadi,” ujar Hardiansyah, pada Kamis (1/1).
Dalam penanganan kebakaran tersebut, sebanyak lima pos pemadam dikerahkan. Sepuluh unit mobil pemadam dan rescue langsung meluncur ke lokasi dan tiba dalam waktu enam menit, yaitu sekitar pukul 17.02 WIB. Petugas kemudian bekerja keras untuk memadamkan api, melokalisir area kebakaran agar tidak merambat ke bangunan lain, serta melakukan proses pendinginan.
Berkat respons cepat dari petugas, api berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Data dari Dinas Damkar menyebutkan bahwa kebakaran ini berdampak pada beberapa rumah milik penghuni asrama, seperti Supriadi, Yulius, Joni, Yultip, serta satu unit rumah yang dalam kondisi kosong. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.
Setelah memastikan situasi benar-benar aman, seluruh unit pemadam kembali ke pos masing-masing sekitar pukul 19.30 WIB. Hardiansyah menegaskan bahwa seluruh personel bekerja sesuai standar operasional prosedur untuk meminimalkan risiko dan kerugian lebih besar.
Peristiwa ini menjadi bukti nyata dedikasi petugas pemadam kebakaran. Di tengah kebahagiaan atas pelantikan sebagai PPPK, mereka tetap mengutamakan keselamatan masyarakat. “Bagi kami, panggilan tugas adalah kehormatan yang tidak bisa ditunda, bahkan di hari paling penting sekalipun,” tutupnya.
Bagikan ke:
