Kesuksesan Sunderland di Premier League Musim Ini
Kapten Sunderland, Granit Xhaka, berbicara mengenai rahasia kesuksesan klub promosi tersebut di Premier League musim ini. Dalam beberapa pertandingan terakhir, Sunderland berhasil menahan tim besar seperti Manchester City dengan skor 0-0.
Pertandingan antara Sunderland dan Manchester City digelar di Stadium of Light, markas The Black Cats. Hasil imbang ini membuktikan bahwa Sunderland mampu memberikan perlawanan yang kuat meskipun dihadapkan pada lawan yang memiliki banyak bintang.
Sunderland layak mendapatkan satu poin berkat penampilan impresif mereka dalam bertahan dan membuat frustrasi Erling Haaland dkk. Hasil ini juga menjaga catatan tak terkalahkan Sunderland dari 10 laga di kandang mereka sendiri musim ini.
The Black Cats menjadi hanya tim promosi kedua sepanjang sejarah kompetisi yang tak terkalahkan dalam 10 laga pertama mereka di Premier League setelah Ipswich Town pada 1992-1993. Hal ini menunjukkan betapa solidnya performa Sunderland sejauh ini.
Tidak hanya menahan Manchester City, Sunderland juga meraih hasil imbang saat menjamu Arsenal (2-2) dan Aston Villa (1-1), dua tim lain yang menghuni peringkat tiga besar klasemen Premier League. Ini menunjukkan bahwa Sunderland mampu bersaing dengan tim-tim besar di liga.
Perubahan di Tim dan Adaptasi yang Cepat
“Kami baru promosi ke Premier League setelah bertahun-tahun. Ada banyak perubahan dalam tim, hampir 15 hingga 16 pemain baru, dan itu tidak selalu mudah untuk langsung menyatu,” katanya kepada Sky Sports usai laga kontra Man City.
Meski ada perubahan besar dalam komposisi tim, Xhaka menilai suasana internal tim berada dalam kondisi positif. Ia menyoroti energi yang terbangun di ruang ganti sebagai modal penting dalam menghadapi musim kompetisi.
“Energi di tim sangat baik. Ruang ganti kami begitu positif,” ucapnya. “Kami memiliki energi yang bagus antara staf dan para pemain.”
Menurut Xhaka, kerja keras yang konsisten menjadi kunci hasil yang diraih Sunderland sejauh ini. Ia menilai performa tim pada paruh pertama musim sudah memberikan gambaran yang menggembirakan.
“Pada akhirnya, hasil berbicara dengan sendirinya karena kami bekerja sangat keras dari hari ke hari, dari pekan ke pekan,” tutur Xhaka.
“Saya pikir kami bisa sangat puas untuk saat ini setelah melewati putaran pertama musim.”
Karier Granit Xhaka di Sunderland
Granit Xhaka sendiri datang ke Sunderland pada awal tahun ini dari Bayer Leverkusen. Gelandang bertahan berusia 33 tahun tersebut menandatangani kontrak tiga tahun setelah tiba dengan mahar sekitar 13 juta pound.
Xhaka sebelum ini bermain di Premier League bersama Arsenal di mana ia memenangkan dua gelar Piala FA dan sempat menjabat kapten tim sebelum hengkang pada 2023. Kehadirannya di Sunderland diharapkan dapat memberikan stabilitas dan pengalaman yang dibutuhkan oleh tim.
Dengan penampilan yang konsisten dan semangat yang tinggi, Sunderland tampaknya siap menghadapi tantangan di Premier League musim ini. Mereka telah membuktikan bahwa promosi ke liga teratas bukanlah hal yang mustahil bagi mereka.
Bagikan ke:
