Pemerintah Inggris Perbarui Daftar Peringatan Perjalanan untuk Indonesia
Pemerintah Inggris melalui Foreign, Commonwealth & Development Office (FCDO) telah memasukkan Indonesia ke dalam daftar peringatan perjalanan internasional untuk tahun 2026. Dalam laporan yang dirilis, Indonesia tercatat sebagai salah satu dari 55 negara yang tidak sepenuhnya direkomendasikan untuk dikunjungi oleh warga Inggris.
Menurut laporan media Inggris Express, pemerintah Inggris menilai bahwa masyarakatnya perlu menghindari aktivitas wisata di sekitar wilayah gunung api yang masih aktif di Indonesia. Penilaian ini didasarkan pada potensi risiko bencana alam yang dapat mengancam keselamatan para wisatawan. Beberapa wilayah yang menjadi perhatian utama adalah kawasan di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur, Gunung Sinabung di Sumatra Utara, Gunung Marapi di Sumatra Barat, Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Ruang di Sulawesi Utara, serta Gunung Ibu di Maluku Utara.
Daerah-daerah tersebut masuk dalam kategori volcanic alert zone atau zona siaga gunung api. Meski demikian, FCDO menegaskan bahwa peringatan perjalanan tersebut bersifat spesifik dan tidak berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia. Menurut FCDO, travel advisory ini hanya ditujukan pada area tertentu yang dinilai memiliki risiko tinggi, terutama yang terdampak aktivitas vulkanik.
Langkah yang Harus Diambil Wisatawan
FCDO juga mengimbau para pelancong Inggris untuk selalu memperhatikan faktor keamanan sebelum bepergian. Sebelum memesan perjalanan, wisatawan disarankan memeriksa tiga hal utama, yakni:
- Validitas paspor
- Cakupan asuransi perjalanan
- Memastikan destinasi yang dituju berada di wilayah yang dinilai aman berdasarkan saran resmi pemerintah Inggris
Pemerintah Inggris mengingatkan bahwa bepergian dengan mengabaikan saran FCDO dapat berdampak serius, termasuk pembatalan asuransi perjalanan dan terbatasnya bantuan yang dapat diberikan pemerintah jika terjadi insiden di luar negeri.
Evaluasi Daftar Peringatan Perjalanan
Daftar peringatan perjalanan ini sendiri sebelumnya mencakup lebih dari 70 negara, namun jumlahnya berkurang menjadi 55 negara hingga Desember 2025 setelah dilakukan evaluasi ulang. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah Inggris secara berkala meninjau dan memperbarui rekomendasi perjalanan berdasarkan kondisi terkini di berbagai negara.
Dengan adanya peringatan ini, wisatawan yang ingin berkunjung ke Indonesia diminta untuk tetap waspada dan mematuhi rekomendasi yang diberikan oleh pihak berwenang. Selain itu, penting bagi para pengunjung untuk selalu memperbarui informasi terkini mengenai kondisi lingkungan dan keamanan di lokasi tujuan mereka.
Bagikan ke:
