Nikolaus Joaquin, pebulu tangkis ganda putra Indonesia, mengaku terkejut dengan hasil undian yang membuatnya harus bersaing langsung dengan rekan senegara di Indonesia Masters 2026. Turnamen ini menjadi kesempatan baginya untuk kembali tampil dalam ajang BWF setelah sebelumnya absen dari India Open 2026.
Joaquin berpasangan dengan Raymond Indra dan berharap bisa meraih gelar kedua mereka di level Super 500. Ia menyatakan rasa antusiasnya untuk tampil di Istora Senayan, Jakarta, tempat ia akan bertanding di hadapan pendukung sendiri.
“Jujur, saya senang karena ini salah satu keinginan saya. Rasanya ingin cepat-cepat tampil dan sudah tidak sabar,” ujar Joaquin dikutip dari Antara News.
Sebelumnya, pasangan muda Indonesia ini sukses memenangkan Australia Open 2025, yang merupakan turnamen perdana mereka di kelas 500. Kini, Raymond/Joaquin mendapatkan lima slot ganda putra yang ditunjuk oleh PBSI untuk tampil di Indonesia Masters 2026.
Pada babak awal, Raymond/Joaquin akan menghadapi Eloi Adam/Leo Rossi di Selasa (20/1/2026). Ini merupakan pertemuan pertama bagi pasangan Indonesia tersebut dengan pasangan Prancis yang berada di peringkat 38 BWF. Di atas kertas, Raymond/Joaquin diunggulkan untuk menang karena memiliki peringkat yang lebih baik.
Joaquin tidak menetapkan target khusus di turnamen ini. Mereka hanya ingin bermain sebaik mungkin dan memberikan yang terbaik. Namun, ia mengakui bahwa hasil undian ganda putra di Indonesia Masters 2026 cukup mengejutkannya.
Pasalnya, semua pasangan Indonesia berada di pot bawah setelah beberapa pasangan ganda putra mundur. Hal ini membuat Raymond/Joaquin berpotensi bertemu dengan senior-seniornya jika berhasil melaju ke babak berikutnya.
“Kalau lihat drawing, jujur agak kaget, semua ganda Indonesia di pull bawah,” ucap Joaquin.
Di babak perempat final, Raymond/Joaquin bisa bertemu dua senior, yaitu Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana atau Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Sementara itu, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani juga bisa menjadi penghalang di semifinal.
Meski begitu, Joaquin tetap optimistis dengan hasil undian tersebut. Ia percaya bahwa ganda putra Indonesia masih memiliki peluang besar untuk berprestasi di kandang sendiri.
“Indonesia ada empat pasang, jadi bisa di mana saja dengan pull kayak gini, semoga bisa melaju terus ganda Indonesia,” pungkasnya.
Bagikan ke:
