CO.ID, CARACAS — Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva mengajak komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera merespons operasi militer yang dilakukan Amerika Serikat di Venezuela. Dalam pernyataannya di platform X, Sabtu (3/1/2026), ia menegaskan bahwa tindakan tersebut harus ditangani dengan tegas oleh seluruh dunia.
Lula menilai serangan AS terhadap Venezuela sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara tersebut. Ia menekankan bahwa tindakan ini bisa menjadi preseden berbahaya bagi hubungan internasional. “Menyerang sebuah negara adalah pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional,” ujarnya. Menurutnya, langkah ini bisa membuka jalan menuju dunia yang penuh kekerasan, kekacauan, dan ketidakstabilan.
Ia menyoroti bahwa AS telah melampaui batas dengan melakukan serangan dan menangkap presiden Venezuela. Dalam pernyataannya, Lula menegaskan bahwa Brasil siap memfasilitasi dialog antar pihak untuk menyelesaikan krisis yang sedang berlangsung. “Brasil mengutuk tindakan-tindakan AS dan siap mendorong jalur dialog serta kerja sama,” katanya.
Sebelumnya, portal berita O Globo melaporkan bahwa Kementerian Luar Negeri Brasil menggelar rapat darurat pada hari Sabtu. Rapat tersebut membahas situasi di Venezuela dan mencari informasi menyeluruh tentang operasi militer AS sebelum memberikan pernyataan resmi kepada publik.
Beberapa ledakan kuat terdengar di Caracas pada hari Sabtu, saat ketegangan antara Venezuela dan AS meningkat. Video yang beredar di media sosial menunjukkan asap tebal yang terlihat di beberapa titik di ibu kota Venezuela, sementara sirene serangan udara terdengar.
Di Truth Social, Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa pasukannya telah melancarkan serangan militer ke Venezuela. Ia juga menyatakan bahwa pasukan AS berhasil menangkap Presiden Nicolás Maduro.
Tindakan Internasional yang Diharapkan
Presiden Lula menekankan pentingnya respons dari komunitas internasional dalam menghadapi situasi ini. Ia menilai bahwa PBB harus segera bertindak untuk menjaga perdamaian global. Beberapa poin yang ditekankan oleh Lula antara lain:
- Kepatuhan terhadap hukum internasional: Setiap negara harus mematuhi aturan yang berlaku di tingkat global.
- Diplomasi sebagai solusi utama: Dialog dan kerja sama antar negara lebih efektif dibandingkan penggunaan kekuatan militer.
- Peran PBB dalam menengahi konflik: Organisasi internasional harus aktif dalam menciptakan solusi damai.
Perkembangan Terkini di Venezuela
Selain laporan tentang serangan militer AS, situasi di Venezuela juga disertai dengan peristiwa-peristiwa yang menunjukkan ketegangan tinggi. Beberapa hal yang terjadi antara lain:
- Ledakan dan asap tebal: Banyak warga yang melaporkan mendengar ledakan besar dan melihat asap tebal di area tertentu.
- Sirene serangan udara: Suara sirene yang terdengar di Caracas menunjukkan adanya ancaman serangan udara.
- Tanggapan dari pihak berwenang: Pemerintah Venezuela masih mengevaluasi situasi dan menunggu informasi lebih lanjut sebelum mengambil tindakan resmi.
Reaksi Masyarakat
Masyarakat di Venezuela mulai merasa cemas terhadap situasi yang sedang berlangsung. Beberapa warga mengunggah video dan foto di media sosial untuk memberikan gambaran langsung tentang apa yang terjadi. Selain itu, banyak orang yang mengecam tindakan AS dan meminta agar tidak ada intervensi militer lagi.
Kesimpulan
Presiden Lula menekankan bahwa tindakan AS terhadap Venezuela merupakan langkah yang tidak dapat diterima. Ia berharap komunitas internasional dapat segera merespons dan mencari solusi damai. Dengan memperkuat diplomasi dan menjaga prinsip hukum internasional, dunia dapat menghindari konflik yang lebih besar.
Bagikan ke:
