Perayaan Koneksi dan Nilai-nilai Keislaman di CONNECT 2026
The Strong Minor Project menggelar acara besar bertajuk CONNECT 2026 di ICE BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten. Acara ini merupakan kolaborasi yang menggabungkan nilai spiritual, edukasi, dan gaya hidup sehat. Tujuannya adalah untuk menciptakan ruang inklusif bagi generasi muda dan keluarga dalam membangun koneksi dengan diri sendiri, sesama, serta nilai-nilai keislaman di tengah tantangan zaman yang semakin modern.
CEO The Strong Minor Project, Ratna Galih, menjelaskan bahwa tema utama acara ini adalah “Modern Struggles”, yang bertujuan untuk memberikan ruang bagi umat Islam untuk berdialog dan menemukan makna dalam kehidupan modern.
“Kami merancang acara ini sebagai sebuah social experience komprehensif dengan menghadirkan beragam program mulai dari diskusi, pameran inspiratif, sportainment, hingga showcase multi produk,” ujar Ratna kepada awak media.
Narasumber Berkualitas dan Perspektif Global
Rangkaian acara ini juga melibatkan delapan narasumber ternama dari dalam dan luar negeri. Mereka termasuk Mufti Menk, Syeikh Assim Al-Hakeem, Shaykh Wael Ibrahim, Dr. Salah Sharawy, serta para ulama Indonesia seperti Ust. Khalid Basalamah, Ust. Syafiq Riza Basalamah, Ust. Abduh Tuasikal, dan Ust. Sidqi. Kolaborasi ini dinilai mampu membawa perspektif Islam global yang tetap membumi, kontekstual, dan relevan dengan dinamika kehidupan Muslim di Indonesia.
Topik-topik yang dibahas dalam acara ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari isu keluarga, akidah, muamalah, hingga tantangan sosial yang dihadapi umat manusia di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Tema “Modern Struggles” dan Pesan Utama
Tema besar “Modern Struggles” diangkat sebagai refleksi atas kondisi umat di era modern. Masalah seperti krisis identitas, tekanan sosial, rasa tidak cukup, kelelahan mental dan spiritual, serta tantangan menjalankan peran sosial di tengah dunia yang serba cepat menjadi fokus pembahasan.
“Kami ingin menyampaikan pesan bahwa Islam tidak pernah ketinggalan zaman,” ujarnya.
Visual dan Atmosfer yang Menarik
Dari sisi visual dan atmosfer, CONNECT 2026 hadir dengan nuansa warna cerah seperti pink, hijau, dan oranye. Nuansa ini menjadi representasi harapan, keberanian, kehangatan, dan optimisme. Pendekatan ini memberi gambaran lebih dekat terhadap isu-isu berat seperti iman, perjuangan hidup, serta kesehatan mental dan spiritual tanpa harus disampaikan secara kaku dan menakutkan.
“Meskipun teknologi berkembang pesat, nilai-nilai Islam tetap relevan untuk membantu umat bertahan, bertumbuh, dan menemukan makna hidup,” tambah Ratna.
Format yang digunakan dalam acara ini juga membuat pengunjung terlibat secara lebih personal, berdialog langsung, dan membangun kedekatan emosional dengan para narasumber yang hadir.
Dukungan dari Maybank Indonesia
Direktur Unit Usaha Syariah Maybank Indonesia, Romy Buchari, menuturkan bahwa dukungan terhadap kegiatan ini bagian dari strategi ‘Shariah First’ Maybank Indonesia. Kolaborasi antara Maybank UUS dan The Strong Minor Project dinilai mampu menghadirkan ruang pembelajaran dan refleksi, tidak hanya bagi komunitas Muslim, tetapi juga untuk kalangan masyarakat luas.
“Acara ini memberikan kesempatan sangat berharga kepada masyarakat mempelajari nilai-nilai Syariah yang sangat universal, langsung melalui sejumlah pembicara terkemuka dari dalam dan luar negeri, termasuk dalam memberikan literasi keuangan Syariah untuk kemajuan rakyat dan bangsa,” kata dia.
Menurut Romy, kerja sama dengan CONNECT menjadi wujud komitmen jangka panjang pihaknya membangun perekonomian Syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Melalui CONNECT, kami ingin menunjukkan bahwa menjadi bagian dari strong minority bukan berarti berjalan sendiri, justru kita bisa tumbuh dengan saling terhubung dan saling menguatkan,” jelasnya.
Bagikan ke:
