
Pergerakan Harga Komoditas pada Perdagangan Kamis (12/2)
Pada perdagangan Kamis (12/2), harga berbagai komoditas mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti permintaan pasar, situasi geopolitik, dan prediksi pasokan. Berikut adalah pergerakan harga dari beberapa komoditas utama:
Minyak Mentah
Harga minyak mentah mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan permintaan, meredanya kekhawatiran akan konflik baru di kawasan Timur Tengah, serta perkiraan peningkatan pasokan.
- Minyak Mentah Brent: Kontrak berjangka minyak mentah Brent ditutup pada USD 67,52 per barel, turun sebesar USD 1,88 atau 2,71 persen.
- West Texas Intermediate (WTI): Harga minyak mentah AS turun menjadi USD 62,84 per barel, dengan penurunan sebesar USD 1,79 atau 2,77 persen.
Batu Bara
Harga batu bara ICE Newcastle mengalami kenaikan signifikan pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan data dari situs Barchart, harga batu bara untuk kontrak Maret 2026 naik sebesar 2,37 persen, mencapai USD 119 per ton.
Minyak Kelapa Sawit (CPO)
Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) mengalami sedikit penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Menurut data dari tradingeconomics, harga CPO turun sebesar 0,34 persen dan berada di tingkat MYR 4.046 per ton.
Nikel
Harga nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan data dari tradingeconomics, harga nikel anjlok sebesar 4,51 persen, sehingga menetap di USD 17.250 per ton.
Timah
Sementara itu, harga timah terpantau stabil pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan data dari situs London Metal Exchange (LME), harga timah hanya naik tipis sebesar 0,06 persen dan berada di tingkat USD 49.663 per ton.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Komoditas
Pergerakan harga komoditas pada hari ini dipengaruhi oleh beberapa faktor utama:
- Permintaan pasar: Penurunan permintaan global terhadap minyak mentah menjadi salah satu penyebab penurunan harga.
- Stabilitas geopolitik: Meredanya kekhawatiran akan konflik di Timur Tengah memberikan tekanan negatif terhadap harga minyak.
- Prediksi pasokan: Kenaikan prediksi pasokan minyak mentah juga memengaruhi harga.
- Kondisi ekonomi makro: Pergerakan harga komoditas sering kali dipengaruhi oleh kondisi ekonomi secara keseluruhan, termasuk inflasi dan kebijakan moneter.
Kesimpulan
Perdagangan komoditas pada hari Kamis (12/2) menunjukkan pergerakan yang beragam. Sementara minyak mentah mengalami penurunan, batu bara justru mengalami kenaikan signifikan. Di sisi lain, harga CPO, nikel, dan timah mengalami variasi kecil, baik penurunan maupun stabilitas. Hal ini menunjukkan bahwa pasar komoditas sangat rentan terhadap berbagai faktor eksternal dan internal. Investor dan pelaku pasar perlu terus memantau perkembangan terbaru untuk mengambil keputusan yang tepat.

Pengamat dinamika ekonomi politik atas fenomena dan realitas sosial. Menekuni ruang bedah regulasi untuk melihat bagaimana kebijakan politik membentuk wajah ekonomi kerakyatan, menaruh atensi pada penerjemahan kompleksitas dunia finansial global-domestik, dan arah kebijakan serta dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat.







