Latar Belakang Perjanjian Pranikah Brooklyn Beckham dan Nicola Peltz
Setelah Brooklyn Beckham mengungkapkan perasaannya terkait hubungan dengan kedua orangtuanya, David dan Victoria Beckham, kini muncul informasi baru mengenai perjanjian pranikah yang ditandatangani olehnya bersama istrinya, Nicola Peltz. Perjanjian ini disebut menjadi awal dari kekhawatiran David sebagai seorang ayah.
Saat mereka menikah, ada laporan bahwa Brooklyn dan Nicola telah menandatangani perjanjian pranikah. Menurut Daily Mail, alasan utamanya adalah karena ayah Nicola memiliki lebih banyak kekayaan dibandingkan keluarga Beckham. Ayah Nicola, James Peltz, dilaporkan memiliki kekayaan sekitar 1,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 28,7 triliun. Sementara itu, kekayaan bersih Brooklyn sendiri menurut Celebrity Net Worth mencapai 10 juta dolar AS (Rp 168 miliar). Kekayaannya berasal dari bisnis-bisnisnya seperti saus pedas Hot23 dan kesepakatan merek dengan perusahaan besar seperti Barilla Pasta.
Di sisi lain, kekayaan bersih Nicola diperkirakan sebesar 50 juta dolar AS (Rp 844 miliar), yang berasal dari pekerjaan modeling dan aktingnya. Sementara itu, kekayaan gabungan David dan Victoria Beckham dilaporkan mencapai 450 juta dolar AS (Rp 7,5 triliun).
Tujuan Perjanjian Pranikah
Perjanjian pranikah dimaksudkan untuk melindungi pasangan di masa depan, bukan hanya saat ini. Mengingat betapa besar kekayaan yang dimiliki keluarga Peltz, hal ini membuat David dan Victoria Beckham khawatir. Dalam dokumen “kaku” yang ditandatangani Brooklyn, konon menjanjikan setengah dari penghasilan yang ia dan Nicola dapatkan sebagai sebuah merek, tetapi tidak sepeser pun dari kekayaan keluarga aktris tersebut yang diperkirakan mencapai 1,6 miliar dollar AS (sekitar Rp 26,9 triliun).
Menurut laporan, perjanjian yang ditandatangani Brooklyn pada tahun 2022 itu memicu kekhawatiran David dan Victoria. Seorang sumber menyatakan, “Kekhawatiran yang muncul adalah bahwa ia telah sepenuhnya terserap ke dalam keluarga Peltz dan menjadi terasing dari orang lain.” Jika mereka sampai berpisah, Brooklyn akan sepenuhnya dikucilkan dan tidak akan mendapatkan banyak uang sebagai imbalannya.
Victoria dan David Beckham percaya bahwa perjanjian pranikah menempatkan Brooklyn dalam posisi rentan di hadapan mertuanya. “Seolah-olah dia sedang ditawan atau semacamnya, karena sungguh memilukan, itulah yang mereka rasakan. Masa depannya sepenuhnya berada di tangan keluarga Peltz,” ujar sumber tersebut.
Pernyataan Brooklyn Beckham
Sebelumnya, Brooklyn Beckham mengatakan bahwa orang tuanya telah “berusaha tanpa henti untuk merusak hubungannya” dengan istrinya, Nicola Peltz. Ia menambahkan bahwa mereka “menghargai promosi publik dan dukungan di atas segalanya” dan “merek Beckham adalah yang utama.”
Anak tertua Beckham juga menyampaikan bahwa, “Sepanjang hidup saya, orang tua saya telah mengendalikan narasi di media tentang keluarga kami (dengan) unggahan media sosial yang dibuat-buat, acara keluarga, dan hubungan yang tidak otentik.” Pernyataan ini menunjukkan ketegangan antara Brooklyn dan keluarganya, terutama terkait kontrol media dan narasi publik.
Bagikan ke:
