Sumber: Istimewa.
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan resiliensi luar biasa pada perdagangan Rabu (11/02). Meski pasar domestik diguncang kabar penggeledahan dan penahanan 11 tersangka skandal korupsi ekspor CPO senilai Rp14,3 triliun, IHSG justru berhasil ditutup menguat ke level psikologis baru di 8.173.
Resiliensi Pasar di Tengah Skandal Hukum
Pada pembukaan perdagangan pagi tadi, sektor agribisnis sempat terkoreksi hingga 1,2% menyusul rilis berita dari Kejaksaan Agung terkait korupsi di industri sawit. Namun, aksi jual di sektor komoditas tersebut berhasil diredam oleh gelombang akumulasi beli di sektor perbankan (BBCA, BBRI) dan infrastruktur.
Analis pasar modal mencatat bahwa investor institusi tampaknya telah memfaktorkan (priced-in) risiko hukum di industri sawit dan lebih memilih fokus pada fundamental ekonomi makro yang tetap solid.
Pendorong Utama: Ekspansi Infrastruktur dan Lapangan Kerja
Sentimen positif pasar hari ini didorong oleh dua faktor utama:
- Kepastian Investasi: Pertemuan “Diplomasi Hambalang” antara Presiden Prabowo dan para konglomerat memberikan sinyal kuat bahwa proyek infrastruktur strategis nasional akan terus berjalan sesuai jadwal.
- Efek Board of Peace: Rencana keterlibatan Indonesia dalam pembangunan kembali Gaza melalui misi Zeni TNI AD memberikan prospek baru bagi emiten BUMN Karya dan penyedia material konstruksi untuk terlibat dalam proyek rehabilitasi internasional di masa depan.
Analisis Sektoral: Perbankan dan Konstruksi Jadi Penopang
Sektor infrastruktur mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 2,4% pada sesi pertama, diikuti oleh sektor keuangan sebesar 1,8%. Investor melihat optimisme terhadap kebijakan “Indonesia Incorporated” yang diusung pemerintah mampu menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas kredit perbankan.
“Pasar melihat bahwa masalah korupsi CPO adalah masalah law enforcement pada oknum dan perusahaan tertentu, bukan kegagalan sistemik industri. Fokus pelaku pasar saat ini adalah pertumbuhan jangka panjang dari ekspansi infrastruktur yang dijanjikan pemerintah,” tulis laporan harian dari Bloomberg Technoz.
Proyeksi Jelang KTT Washington
Analis memprediksi IHSG akan tetap bergerak di zona hijau hingga akhir pekan ini, menjelang keberangkatan Presiden ke Washington DC. Keberhasilan diplomasi di AS diperkirakan akan menjadi katalis tambahan yang dapat mendorong IHSG menguji level resisten baru di 8.250.
Bagikan ke:
