Ilustrasi sejarah berlakunya puasa Ramadhan. Sumber: Dok. Istimewa.
Insight Adikarto – Setiap tahun, lebih dari satu miliar umat Muslim di dunia menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Namun, tahukah Anda bahwa kewajiban ini tidak muncul begitu saja sejak awal kenabian? Ada sejarah panjang dan transisi menarik di balik perintah menahan lapar dan dahaga selama sebulan penuh ini.
Bermula dari Puasa Asyura
Sebelum perintah puasa Ramadhan turun, Nabi Muhammad SAW dan para sahabat awalnya menjalankan puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram. Puasa ini dilakukan mengikuti tradisi syukur Nabi Musa AS yang menyelamatkan Bani Israil dari kejaran Firaun.
Namun, setelah Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah dan menerima wahyu, tatanan syariat mulai disempurnakan. Allah SWT ingin memberikan identitas ibadah yang khusus bagi umat Islam melalui bulan Ramadhan.
Tahun ke-2 Hijriah, Titik Balik Sejarah
Perintah puasa Ramadhan secara resmi turun pada bulan Sya’ban di tahun kedua setelah hijrahnya Nabi ke Madinah (624 Masehi). Melalui Surah Al-Baqarah ayat 183, umat Islam diperintahkan untuk berpuasa dengan tujuan utama, Mencapai Ketakwaan.
Yang unik, puasa pertama dalam sejarah Islam ini dijalankan di tengah situasi yang sangat krusial. Pada Ramadhan tahun itu juga, meletus Perang Badar, pertempuran besar pertama umat Islam. Para sahabat tetap menjalankan kewajiban puasa meskipun harus berada di medan perang dalam cuaca yang terik.
Evolusi Aturan Puasa
Pada masa awal, aturan puasa Ramadhan tidak selonggar sekarang. Dahulu, jika seseorang sudah tidur setelah berbuka, maka ia tidak diperbolehkan lagi makan, minum, atau berhubungan suami istri hingga waktu berbuka di hari berikutnya.
Namun, aturan ini kemudian dipermudah oleh Allah melalui wahyu berikutnya (Al-Baqarah: 187) yang memperbolehkan aktivitas makan dan minum sepanjang malam hingga terbit fajar (waktu Subuh).
Makna di Balik Pemilihan Bulan Ramadhan
Mengapa Ramadhan? Secara bahasa, Ramadhan berasal dari kata Ramad yang berarti “panas yang membakar”. Secara filosofis, bulan ini dipilih sebagai waktu untuk “membakar” dosa-dosa manusia melalui pengabdian total dan pengendalian diri. Selain itu, Ramadhan adalah bulan di mana Al-Qur’an pertama kali diturunkan (Nuzulul Qur’an).
Memahami sejarah puasa Ramadhan membuat kita sadar bahwa ibadah ini bukan sebatas rutinitas menahan lapar, melainkan sebuah simbol kekuatan mental dan spiritual yang telah teruji sejak zaman perjuangan Rasulullah di Madinah.
Bagikan ke:
