Insiden Penembakan di Wilayah Yahukimo Kembali Terjadi
Insiden penembakan terhadap pengguna jalan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Yahukimo. Aksi yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) tersebut kembali menyasar pengendara di Kilometer 7 (KM 7), Distrik Dekai, lokasi yang dalam beberapa pekan terakhir sudah beberapa kali terjadi peristiwa serupa.
Peristiwa terbaru terjadi pada Kamis (12/2) sekitar pukul 09.30 WIT di Kampung Maruku, KM 7, saat sebuah mobil truk pengangkut barang milik PT Sindo melintas dari Dekai menuju Logpon. Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis sore, membenarkan adanya insiden penembakan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula ketika korban Mulyono, seorang sopir truk bersama rekannya, hendak mengantar barang ke Kampung Logpon. Namun dalam perjalanan, tepatnya di KM 7, mobil yang mereka gunakan ditembak OTK dari arah belakang.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka tembak di bagian bahu kiri tepat di punggung bahu. Proyektil peluru dilaporkan masih bersarang dan menempel pada tulang bahu korban, sementara rekannya selamat,” jelas Kapolres Yahukimo, AKBP Zet Saalino melalui sambungan telpon.
Meski dalam kondisi terluka, korban tetap berusaha menyelamatkan diri dengan melanjutkan perjalanan menuju Logpon untuk melaporkan peristiwa tersebut. Selanjutnya korban dievakuasi ke Rumah Sakit Dekai untuk mendapatkan penanganan medis dan menjalani operasi.
“Pihak medis masih melakukan observasi intensif, dan tidak menutup kemungkinan korban akan dirujuk ke Jayapura apabila fasilitas dan tindakan medis lanjutan di RS Dekai dinilai belum memadai untuk pengangkatan proyektil,” ujarnya.
Riwayat Kejadian Serupa di Area yang Sama
Sebelumnya, pada Jumat (31/1), seorang sopir truk bernama Jany Trio Mayaut (42) juga menjadi korban penembakan di Jalan Poros Logpon KM 7, Distrik Dekai. Korban mengalami luka serius di bagian lengan kanan atas dan langsung mendapatkan perawatan medis.
Sehari berselang, Minggu (1/2) sekitar pukul 07.30 WIT, sebuah kendaraan yang dikemudikan Abdul Kadir (42) bersama dua penumpang, Peres Kusa (23) dan Luktar Pasomba (46), juga hampir menjadi sasaran penembakan di jalur yang sama, tepatnya di Kampung Maroku.
Tindakan yang Dilakukan Pihak Berwajib
Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian penembakan ini. Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada pihak berwajib.
Selain itu, pihak kepolisian juga berupaya meningkatkan keamanan di area KM 7, termasuk dengan memperkuat patroli rutin dan koordinasi dengan warga setempat agar dapat mengidentifikasi pelaku atau pihak-pihak yang mencurigakan.
Dampak terhadap Masyarakat
Kejadian ini telah memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat, terutama para pengemudi yang sering melintasi jalur tersebut. Banyak dari mereka merasa khawatir akan keselamatan diri sendiri dan keluarga, terlebih jika kejadian ini terus berulang tanpa ada tindakan nyata dari pihak berwajib.
Beberapa pengemudi mengungkapkan bahwa mereka mulai memilih rute alternatif untuk menghindari area KM 7, meskipun hal ini berdampak pada waktu tempuh dan biaya transportasi.
Kesimpulan
Insiden penembakan di wilayah KM 7, Distrik Dekai, telah menjadi sorotan utama bagi masyarakat dan pihak berwajib. Meskipun korban telah mendapatkan perawatan medis, kejadian ini menunjukkan betapa rentannya keselamatan pengguna jalan di daerah tersebut. Diperlukan langkah-langkah yang lebih efektif dan cepat untuk menangani ancaman ini dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Bagikan ke:
