Senator AS Mengungkap Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Seorang senator Amerika Serikat (AS) telah mengonfirmasi bahwa Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, ditangkap dan akan menjalani proses peradilan di negara tersebut. Informasi ini disampaikan oleh Senator Mike Lee pada hari Sabtu, 3 Januari 2026, yang menyatakan bahwa Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, memberitahukannya secara langsung.
Lee mengatakan bahwa Rubio memberi tahu dirinya bahwa Nicolas Maduro telah ditangkap oleh personel AS untuk diadili atas dakwaan pidana di AS. Ia juga menekankan bahwa aksi yang terjadi malam itu dilakukan untuk melindungi dan membela mereka yang melakukan penangkapan tersebut. Pernyataan Lee disampaikan melalui platform X, seperti yang dilaporkan oleh Antara dari Anadolu pada hari Minggu, 4 Januari 2026.
Menurut Lee, tindakan penangkapan ini kemungkinan besar berada dalam kewenangan Presiden Donald Trump, berdasarkan Pasal II Konstitusi AS. Pasal ini memberikan wewenang kepada presiden untuk melindungi personel AS dari serangan nyata atau yang akan segera terjadi. Ia menambahkan bahwa Rubio memperkirakan tidak akan ada tindakan lebih lanjut di Venezuela setelah Maduro berada dalam tahanan AS.
Pernyataan Lee muncul setelah mantan Presiden AS, Donald Trump, mengklaim bahwa pasukannya berhasil melancarkan “serangan skala besar” terhadap Venezuela. Trump juga menyatakan bahwa Maduro dan istrinya telah “ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara tersebut.”
Konferensi pers tentang serangan tersebut akan digelar di kediaman Trump di Mar-a-Lago, Florida, pada pukul 11.00 (23.00 WIB). Namun, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak pemerintah AS atau Venezuela mengenai kebenaran informasi tersebut.
Tindakan yang Dilakukan oleh Pihak AS
Beberapa poin penting terkait tindakan yang dilakukan oleh pihak AS antara lain:
- Penangkapan yang dilakukan oleh personel AS – Menurut informasi yang diberikan oleh Senator Mike Lee, penangkapan dilakukan oleh personel militer AS.
- Tujuan penangkapan – Penangkapan dilakukan untuk membawa Maduro ke pengadilan di AS atas tuduhan pidana.
- Tindakan kinetik – Aksi yang dilakukan malam itu dilakukan untuk melindungi dan membela personel AS yang terlibat dalam operasi penangkapan.
Komentar dari Mantan Presiden AS
Donald Trump mengklaim bahwa pasukannya telah “berhasil” melakukan serangan besar-besaran terhadap Venezuela. Ia juga menyatakan bahwa presiden dan istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara tersebut. Klaim ini muncul setelah adanya laporan mengenai tindakan militer yang dilakukan oleh pihak AS.
Peristiwa yang Akan Berlangsung
Konferensi pers mengenai serangan tersebut akan diadakan di rumah Trump di Mar-a-Lago, Florida. Acara ini akan menjadi momen penting untuk memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai tindakan yang dilakukan oleh pihak AS. Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi dari pihak pemerintah AS atau Venezuela.
Bagikan ke:
