Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi memberikan penghargaan berupa tanda kehormatan Bintang Jasa kepada beberapa tokoh dan pejabat yang telah berkontribusi dalam berbagai bidang. Penghargaan ini diberikan pada saat peresmian 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), 18 Gudang Ketahanan Pangan, serta 107 Groundbreaking SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (13/2).
Penganugerahan tanda kehormatan Bintang Jasa tersebut didasarkan atas Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 dan 13/TK/Tahun 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap jasa besar yang telah diberikan oleh penerima dalam suatu bidang atau peristiwa tertentu yang bermanfaat bagi keselamatan, kesejahteraan, dan kebesaran bangsa dan negara.
Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana, menjelaskan bahwa pemberian Bintang Jasa adalah bentuk penghargaan atas kontribusi yang luar biasa dari para penerima. Ia juga menambahkan bahwa penghargaan Satyalancana Wirakarya diberikan sebagai bentuk apresiasi atas darma bakti yang besar kepada negara dan bangsa, sehingga dapat menjadi teladan bagi orang lain.
Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo secara langsung memberikan anugerah tanda kehormatan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Penghargaan yang diberikan adalah Bintang Jasa Utama, yang merupakan salah satu tingkatan tertinggi dalam penghargaan ini.
Selain itu, beberapa pejabat lainnya juga menerima penghargaan yang sama. Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mendapatkan Bintang Jasa Pratama. Wakil Kepala BGN, Irjen Pol (Purn) Soni Sonjaya, juga menerima Bintang Jasa Pratama bersama dua penerima lainnya. Sementara itu, Irwasum Polri Komjen Pol Wahyu Widada dianugerahi Bintang Jasa Nararya bersama empat penerima lainnya.
Beberapa kapolda dan tokoh masyarakat juga mendapatkan penghargaan Satyalancana Wirakarya. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menerima penghargaan tersebut. Begitu pula dengan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Wisnu Hermawan Februanto. Selain itu, tokoh masyarakat H. Zaini Sidi juga dianugerahi Satyalancana Wirakarya bersama 57 penerima lainnya.
Penghargaan ini ditetapkan di Jakarta pada tanggal 13 Februari 2026. Dengan pemberian tanda kehormatan ini, Presiden Prabowo mengharapkan bahwa penghargaan tersebut dapat memotivasi seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa dan negara.

Seorang pengamat independen yang mendedikasikan diri untuk mengelola gagasan, menjaga kedaulatan narasi, dan mengawal arah diskursus literasi yang utuh, dialektis, dan objektif.







