Hubungan Aceh dan Indonesia di Era Kemerdekaan dan Otonomi Khusus Helsinki
SEJARAH, — Hubungan Aceh dan Indonesia sejak masa revolusi 1945-1949 menempuh jalan yang penuh ketegangan dan perubahan. Aceh menjadi salah satu penopang utama Republik Indonesia, yang kemudian mengalami dua gelombang pemberontakan bersenjata. Dukungan material dan politik yang diberikan rakyat Aceh pada masa itu sangat konkret, termasuk pengumpulan emas untuk membeli pesawat Dakota yang kemudian diberi nama Seulawah. Integrasi ke dalam negara baru membawa harapan otonomi yang luas, namun kebijakan pusat setelah pengakuan kedaulatan justru mengarah pada unifikasi administratif yang menghapus status khusus wilayah tersebut. Kekecewaan atas penghapusan otonomi dan penundaan penerapan syariat Islam memicu pemberontakan Darul Islam pada 1953. Dua…
