Kecelakaan Akibat Pohon Tumbang di Ciamis
Sebuah peristiwa yang menimpa warga di Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, terjadi pada Kamis (1/1/2026) sore. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon albasia berukuran besar tumbang dan menimpa rumah milik Uhen Suhendar (57), yang berlokasi di Dusun Tamansari RT 22/06.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Akibatnya, bagian atap rumah pada bagian depan atau teras ambruk sepanjang kurang lebih delapan meter. Selain kerusakan pada bangunan, kejadian ini juga menyebabkan korban mengalami luka ringan.
Anggota TAGANA Kabupaten Ciamis, Baehaki Efendi, menjelaskan bahwa korban sempat tertimpa material bangunan saat pohon tumbang. “Korban atas nama Bapak Uhen Suhendar mengalami luka ringan akibat tertimpa material bangunan dan langsung dibawa ke Puskesmas Kertahayu untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Baehaki saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.
Berdasarkan data sementara, kejadian tersebut berdampak pada satu kepala keluarga dengan dua jiwa. Saat ini, pemilik rumah harus mengungsi karena kondisi bangunan dinilai belum aman untuk ditempati. “Untuk sementara korban diungsikan ke tempat yang lebih aman sambil menunggu proses evakuasi material dan penanganan lanjutan,” katanya.
TAGANA bersama unsur terkait langsung melakukan berbagai upaya penanganan di lokasi kejadian. Langkah yang dilakukan meliputi asesmen awal, gotong royong membersihkan puing-puing bangunan, pemangkasan batang pohon yang tumbang, serta pengamanan area terdampak. Selain itu, petugas PLN juga diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan jalur listrik yang terdampak akibat tumbangnya pohon.
Sementara evakuasi material bangunan direncanakan akan dilanjutkan pada hari berikutnya. Baehaki menyebutkan, total kerugian materi akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta. Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan korban saat ini antara lain sembako, terpal, family kit, serta logistik kedaruratan lainnya.
Dalam proses penanganan, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Pemerintah Kecamatan Pamarican, Pemerintah Desa Kertahayu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, TAGANA Kabupaten Ciamis, RAPI Lokal 08 Pamarican, Relawan Carka Sahitya (RCS), Petugas PLN, Tim Mitigasi Bencana Desa Kertahayu, Pramuka Peduli, Karang Taruna Rescue, serta masyarakat setempat.
“Saat ini kondisi di lokasi sudah terkendali. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk penanganan lanjutan,” ujar Baehaki.
Pihak TAGANA Kabupaten Ciamis mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan deras dan angin kencang yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang atau bencana lainnya.
Bagikan ke:
