Sumber: Instagram Zoe
Opini Adikarto, — Di balik popularitasnya sebagai selebgram dan penyanyi dengan lebih dari satu juta pengikut, Zoe Levana menyimpan pengalaman pahit semasa sekolah yang membentuk mentalnya hingga sekuat sekarang. Karier selebgram sekaligus penyanyi Zoe Levana tengah naik daun dengan jumlah pengikut di media sosial yang telah menembus satu juta akun.
Zoe Levana mengakui kerap mendapatkan bully baik secara verbal atau pun tindakan, dari teman-teman sekolahnya sampai ia sakit hari. “Dulu sempat kena bully waktu aku kecil. Dia bully aku secara verbal ya bukan ketemu langsung,” kata Zoe Levana ketika ditemui di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, belum lama ini.
Ia mengaku menerima perlakuan silent treatment atau didiamkan oleh teman-teman sekelasnya. Hal inilah yang menurutnya jauh lebih menyakitkan dibanding komentar di media sosial. “Pembulian mereka jadi misalnya di kelas tuh ada 23 orang, aku paling dizalimi lah,” ucap wanita berusia 20 tahun itu.
“Kalau aku yang marah, nanti dibilang ‘Dih, marah enggak jelas’. Gitu takutnya. Jadi kayak akhirnya aku diam saja,” sambungnya. Pengalaman pahit tersebut justru membuat mental wanita asal Surabaya, Jawa Timur kini sekuat baja.
Zoe menganggap komentar negatif di media sosial sebagai hal yang biasa dan memilih untuk tetap fokus berkarya. “Aku bersyukur sih dengan apa yang pernah aku alami, membuat aku kuat sekarang,” tegasnya.
Kini, Zoe Levana memilih untuk tidak ambil pusing dengan tuduhan miring netizen. Ia menyadari bahwa di media sosial, setiap orang bebas berpendapat, bahkan ketika kondisi hati mereka sedang buruk. “Orang-orang ngehate kita itu bukan karena mereka itu benci sama kita, enggak. Kadang mereka itu harinya tuh enggak enak,” ujar Zoe Levana.
“Terus mereka itu enggak tahu mau meluapkannya di mana, akhirnya mereka hate comment,” sambungnya.
Kekuatan Mental yang Terbentuk dari Pengalaman Buruk
Pengalaman masa kecil Zoe Levana menjadi salah satu faktor utama dalam membentuk kepribadiannya yang tangguh saat ini. Meskipun banyak tantangan yang ia hadapi, ia tetap bertahan dan menjadikan semua pengalaman tersebut sebagai pelajaran hidup.
- Pengalaman bullying yang dialaminya membuat Zoe lebih sadar akan pentingnya kepercayaan diri.
- Ia belajar untuk tidak mudah terpengaruh oleh komentar negatif dan fokus pada hal-hal yang bisa ia kendalikan.
- Zoe juga mengajarkan kepada para penggemarnya bahwa setiap orang memiliki cerita yang unik dan bisa menjadi inspirasi bagi orang lain.
Menghadapi Dunia Media Sosial dengan Sikap Tenang
Zoe Levana mengatakan bahwa dunia media sosial adalah ruang yang sangat luas dan dinamis. Di sana, setiap orang memiliki pendapat dan opini masing-masing. Namun, ia tetap percaya bahwa sikap tenang dan profesional adalah cara terbaik untuk menghadapi situasi seperti ini.
- Ia tidak pernah merasa tertekan oleh komentar-komentar negatif yang muncul.
- Zoe selalu berusaha untuk menjaga suasana hati yang positif meski dihadapkan dengan berbagai bentuk kritik.
- Ia juga sering memberikan pesan-pesan motivasi kepada para pengikutnya melalui postingan media sosialnya.
Pengalaman pahit yang dialami Zoe Levana selama masa sekolah menjadi batu loncatan dalam perjalanan karier dan kehidupannya saat ini. Dengan kekuatan mental yang dimilikinya, ia mampu menghadapi segala tantangan dengan sikap tenang dan percaya diri. Zoe Levana menjadi contoh bahwa pengalaman buruk bisa menjadi pembelajaran berharga yang membentuk seseorang menjadi lebih kuat dan tangguh.
Bagikan ke:
