Titik Longsor di Kali Angke Hulu, Jakarta Barat Kembali Terjadi
Insiden tanah longsor kembali terjadi di area tepi Kali Angke Hulu, Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Lokasi yang mengalami longsoran ini adalah Jalan Jafar RT 06 RW 01. Ternyata, titik longsor ini bukanlah hal baru, melainkan “penyakit lama” yang kambuh setelah kejadian serupa terjadi lima tahun silam.
Peristiwa terbaru ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur Jakarta Barat pada Jumat malam (2/1). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, warga setempat mengakui bahwa lokasi ini memang rawan terhadap longsoran.
Saadah, 40 tahun, salah satu penghuni di dekat area longsor, menyebutkan bahwa pemandangan tanah amblas ini bukan hal baru baginya. Ia mengingat bahwa sekitar lima tahun lalu juga pernah terjadi longsoran dengan posisi yang sama.
“Sekitar lima tahun lalu juga pernah longsor. Posisinya sama di situ juga,” ujar Saadah saat ditemui di lokasi, Selasa (6/1).
Meski kondisi tersebut tergolong mencekam, Saadah bersyukur karena kedua insiden besar tersebut tidak sampai memakan korban jiwa. “Alhamdulillah sama-sama enggak ada yang jadi korban. Situasinya juga sama-sama pas lagi hujan,” tambahnya.
Penanganan Cepat dari Suku Dinas SDA Jakarta Barat
Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat langsung bergerak cepat ke lapangan setelah insiden terjadi. Petugas tengah memasang bronjong batu kali untuk menahan laju erosi tanah. Di dasar tanah lokasi longsor, masih terlihat sisa-sisa bronjong lama yang dipasang lima tahun lalu. Hal ini menjadi bukti bahwa struktur tanah di bantaran kali tersebut memang membutuhkan penanganan ekstra.
Kasudin SDA Jakarta Barat, Purwanti, menjelaskan bahwa proses perbaikan sudah digenjot sejak Sabtu (3/1). Proyek ini mencakup area sepanjang 20 meter dengan ketinggian mencapai 4 meter. Untuk mempercepat pengerjaan, puluhan personel dikerahkan setiap harinya ke lokasi.
“Kalau cuaca tidak ada kendala pengerjaan sekitar 10 hari. Paling lambat pertengahan Januari rampung,” ujar Purwanti.
Pekerjaan ini melibatkan 30-50 orang pekerja untuk memastikan tanggul kembali kokoh sebelum puncak musim hujan tiba. Tim SDA bekerja keras agar wilayah ini dapat kembali aman dan stabil.
Respons Positif dari Wakil Gubernur DKI Jakarta
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memberikan respons positif atas gerak cepat tim di lapangan saat mengunjungi kantor Wali Kota Jakarta Barat. Ia menyampaikan bahwa proses penanganan sudah dilakukan secara maksimal.
“Alhamdulillah saya tanya, sudah ditangani. Total panjangnya ada sekitar 20 meter,” kata Rano pada Senin (5/1).
Dengan penanganan yang cepat dan kolaborasi antara warga dan instansi terkait, diharapkan insiden tanah longsor di Kali Angke Hulu tidak akan terulang kembali. Masyarakat tetap waspada dan siap mengikuti instruksi serta langkah-langkah pemerintah daerah untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar.
Bagikan ke:
