Keuntungan dan Risiko Keramas di Malam Hari
Beberapa orang memilih untuk keramas di malam hari agar rambut tetap lembab dan wangi saat pagi tiba. Dengan begitu, mereka hanya perlu sedikit menata rambut sebelum memulai aktivitas harian. Namun, tidak semua orang memiliki waktu yang cukup untuk mengeringkan rambut sebelum tidur, terutama karena rasa kantuk yang menggerogoti. Akibatnya, banyak dari mereka tidur dengan rambut dalam keadaan basah.
Meskipun terlihat sederhana, kebiasaan ini sebenarnya tidak ideal. Membiarkan rambut basah saat tidur dapat menyebabkan berbagai risiko, mulai dari kerusakan rambut hingga infeksi jamur di kulit kepala. Berikut penjelasan lengkapnya.
Rambut Lebih Rentan Saat Basah
Trichologist atau ahli rambut dan kulit kepala, Kevin Mancuso, menjelaskan bahwa rambut menjadi lebih rapuh ketika basah. Saat keramas, rambut menyerap air dan kutikula (lapisan luar rambut) terbuka. Meskipun kondisi ini tidak langsung berbahaya, rambut menjadi lebih rentan terhadap kerusakan dan kusut.
“Secara ilmiah, rambut tersusun dari protein. Hampir semua aktivitas yang melibatkan rambut, termasuk tidur saat rambut basah, dapat menyebabkan hilangnya sebagian protein pelindung tersebut,” ujar Mancuso.
Ia menambahkan bahwa beberapa jenis rambut memiliki risiko patah yang lebih tinggi, seperti:
- Rambut tipis (fine hair)
- Rambut mudah mengembang dengan tekstur tidak merata
- Rambut yang telah melalui proses bleaching atau pewarnaan
Apakah Aman Tidur dengan Rambut Basah?
Tidur dengan rambut basah sesekali mungkin tidak menimbulkan masalah besar, tetapi kebiasaan ini sebaiknya dihindari. Menurut Mancuso, secara kebersihan, hal ini bukan saran yang baik untuk siapa pun. Ia sama sekali tidak merekomendasikan orang dengan rambut rapuh atau rusak untuk tidur dengan rambut basah atau lembab.
Selain berpotensi memperparah kerusakan rambut, kebiasaan ini juga meningkatkan risiko infeksi jamur pada kulit kepala. Jamur berkembang di lingkungan lembap dan hangat. Jika seseorang sering berbaring di atas bantal dengan rambut basah, kondisi tersebut dapat menjadi tempat ideal bagi pertumbuhan jamur.
Bagi orang dengan masalah kulit kepala tertentu, seperti dermatitis seboroik atau ketombe, tidur dengan rambut basah menjadi perhatian serius karena dapat memperburuk kondisi tersebut. Untuk itu, Mancuso menyarankan penggunaan sampo khusus seperti Nizoral atau, secara umum, sampo dengan kandungan seng tinggi sebagai bagian dari rutinitas perawatan rambut.
Cara Menjaga Rambut Tetap Kuat dan Sehat
Rambut adalah serat yang sangat kuat. Namun, jika sudah mengalami kerusakan, kondisinya menjadi berbeda. Inilah mengapa rambut perlu dirawat dari kerusakan lanjutan.
Untuk menjaga kekuatan dan kesehatan rambut sekaligus melindungi protein di dalamnya, Mancuso menekankan pentingnya menjaga kulit kepala tetap bersih dan rambut terhidrasi dengan baik.
Jika keramas pada malam hari, pastikan rambut sudah dalam kondisi sekering mungkin sebelum mengaplikasikan pelindung panas dan mengeringkan kulit kepala dengan alat pengering bersuhu rendah.
Saat tidur, ia menyarankan rambut diikat longgar untuk meminimalkan gesekan. Menggunakan sarung bantal berbahan sutra juga dapat membantu mengurangi gesekan, sehingga rambut tetap lebih terlindungi sepanjang malam.
Bagikan ke:
