TANGERANG – Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional, komunitas masyarakat yang tergabung dalam Bison Indonesia dan Blok Pelajar Politik Merdeka menyelenggarakan seminar strategis. Kegiatan ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya penguatan regulasi gizi nasional.
Seminar diadakan di SMK Karya Pembangunan Jambe, Kabupaten Tangerang, dan dihadiri oleh ratusan pelajar serta pemangku kepentingan dari berbagai sektor. Acara ini menjadi momen penting untuk mengemukakan tuntutan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto serta Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) memiliki payung hukum yang kuat dalam bentuk Undang-Undang khusus.
Beberapa tokoh nasional dan daerah hadir sebagai narasumber dalam seminar ini. Di antaranya adalah Ketua Badan Legislasi DPR, Bob Hasan; Dewan Pakar Badan Gizi Nasional/BGN Ikeu Tanziha; Ketua Yayasan Gema Nusantara Susilo Hartono; Kombes Pol Christian Aer; serta Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dindikbud Provinsi Banten Supandi.
Dalam presentasinya, Ikeu Tanziha menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya sekadar program pangan, tetapi juga merupakan instrumen kebijakan lintas sektor yang mencakup kesehatan, pendidikan, sosial, dan ketahanan pangan.
“MBG juga menjadi sarana pemenuhan hak asasi anak serta pembentukan kebiasaan makan yang sehat, aman, dan inklusif guna meningkatkan kualitas hidup generasi muda,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Badan Legislasi DPR Bob Hasan menilai MBG memiliki dampak strategis bagi pembangunan nasional. Menurutnya, program ini tidak hanya meningkatkan gizi anak bangsa, tetapi juga membangun sumber daya manusia unggul serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui konsep demokrasi ekonomi.
Ahmad Rivaldi, Ketua Harian Bison Indonesia, menyampaikan dukungan penuh Bison Indonesia bersama Blok Pelajar Politik Merdeka se-Provinsi Banten terhadap Program Makan Bergizi Gratis. Ia menilai program tersebut sebagai kebijakan mulia yang harus dikawal secara serius agar tepat sasaran dan berkelanjutan.
Lebih dari seribu pelajar dari berbagai wilayah di Provinsi Banten turut hadir dalam acara ini, menunjukkan keterlibatan aktif generasi muda dalam mengawal kebijakan gizi nasional.
“Kami meminta pemerintah, khususnya DPR RI, untuk segera menyusun dan mengesahkan Undang-Undang khusus SPPG guna memberikan efek jera bagi oknum yang menyimpang, sehingga program ini dapat berjalan efektif dan berintegritas,” ujar Ahmad Rivaldi.
Setelah seminar selesai, seluruh peserta dan narasumber melakukan pembacaan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Bagikan ke:
