Pembinaan Lurah Se-Kabupaten Nganjuk untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menggelar acara pembinaan bagi seluruh lurah di wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Acara ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih responsif dan profesional. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai integritas dan dedikasi di tingkat kelurahan, yang merupakan ujung tombak dalam pelayanan publik.
Kang Marhaen, sapaan akrab Bupati Nganjuk, menjelaskan bahwa perubahan paradigma aparatur kelurahan sangat penting. Budaya kerja yang lama harus bertransformasi menjadi lebih dinamis dan solutif dalam menghadapi berbagai permasalahan yang dihadapi warga.
“Lurah merupakan wajah pemerintah yang paling dekat dengan rakyat. Budaya kerja yang dibangun harus berbasis pada semangat melayani, bukan dilayani,” katanya saat memberikan sambutan pada acara tersebut, Sabtu (24/1/2026).
Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam administrasi serta inovasi dalam pelayanan. Di tengah era digitalisasi, para lurah didorong untuk tidak kaku dan terus beradaptasi dengan teknologi guna mempermudah urusan masyarakat.
Fokus pada Komunikasi Dua Arah
Kegiatan pembinaan ini menjadi ruang dialog yang bermanfaat antara lurah dan Kang Marhaen. Melalui komunikasi dua arah, diharapkan hambatan birokrasi dapat segera teratasi. Dengan adanya interaksi langsung, para lurah dapat menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi, serta mendapatkan panduan dan dukungan dari pihak pemerintah daerah.
- Dalam sesi dialog, beberapa lurah menyampaikan kendala dalam pengelolaan data dan pelayanan administratif. Mereka meminta bantuan dan dukungan dari pemerintah setempat agar proses pelayanan bisa lebih efisien.
- Kang Marhaen menanggapi keluhan tersebut dengan menawarkan solusi dan rekomendasi yang bisa diterapkan oleh para lurah. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antar lembaga dan instansi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Penekanan pada Inovasi dan Teknologi
Selain fokus pada komunikasi dan koordinasi, acara ini juga membahas pentingnya inovasi dan adaptasi terhadap teknologi. Kang Marhaen menekankan bahwa para lurah harus mampu berinovasi dalam pelayanan, terutama dalam menghadapi tantangan modern seperti digitalisasi.
- Salah satu contoh inovasi yang disarankan adalah penggunaan sistem informasi berbasis digital untuk mempercepat proses pelayanan administratif.
- Para lurah diminta untuk terbuka terhadap teknologi dan mengikuti pelatihan-pelatihan yang tersedia agar dapat mengelola data dan layanan secara lebih efektif.
Tantangan dan Harapan
Meski ada banyak tantangan yang dihadapi oleh para lurah, Kang Marhaen tetap optimis bahwa dengan pendekatan yang tepat dan kolaborasi yang baik, pelayanan publik di Kabupaten Nganjuk akan semakin meningkat.
- Ia berharap para lurah dapat menjadi teladan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
- Selain itu, ia juga berpesan agar para lurah tetap menjaga sikap profesional dan etika dalam bekerja.
Dengan adanya pembinaan seperti ini, diharapkan para lurah dapat lebih siap dalam menjalankan perannya sebagai ujung tombak pemerintahan yang dekat dengan masyarakat.
Bagikan ke:
