Foto pertemuan Prabowo dengan pengusaha Nasional untuk mendorong pembukaan lapangan kerja. Sumber: Sekretariat.presiden Instagram.
BOGOR – Di tengah persiapan keberangkatan menuju Washington DC untuk misi perdamaian Gaza, Presiden Prabowo Subianto melakukan langkah taktis di dalam negeri. Melalui “Diplomasi Hambalang”, Presiden mengumpulkan para pemain kunci ekonomi nasional pada Selasa malam hingga Rabu (11/02) pagi untuk memastikan stabilitas ekonomi Indonesia tetap kokoh selama ia menjalankan misi di Board of Peace.
Konsolidasi dengan Konglomerat, Jaminan Lapangan Kerja
Pertemuan tertutup di kediaman pribadi Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, dihadiri oleh sejumlah tokoh besar dunia usaha, termasuk perwakilan dari grup-grup bisnis raksasa seperti Grup Salim dan Barito Pacific. Fokus utamanya bukan sekadar silaturahmi, melainkan komitmen konkret terhadap penciptaan lapangan kerja.
Berdasarkan laporan Jakarta Globe, Presiden Prabowo ingin memastikan bahwa target penciptaan 2,9 juta lapangan kerja baru pada tahun 2026 tidak terganggu oleh fluktuasi geopolitik Timur Tengah. Konsolidasi ini bertujuan agar para pengusaha tetap melakukan ekspansi domestik meski tensi global sedang memanas.
Menjaga Pagar Domestik Sebelum Misi Gaza
Langkah ini dinilai sebagai strategi “berbagi fokus”. Sebagai negara yang akan mengirimkan pasukan asing pertama (TNI) ke Gaza melalui kerangka International Stabilization Force (ISF), Prabowo menyadari bahwa perhatian publik dan sumber daya pemerintah akan tersedot ke isu internasional mulai 19 Februari mendatang.
“Presiden tidak ingin ada kekosongan koordinasi ekonomi saat beliau berada di Washington. Diplomasi Hambalang adalah cara beliau mengunci komitmen sektor swasta agar tetap sinkron dengan kebijakan fiskal pemerintah,” ungkap pengamat ekonomi dari Tempo.
Stabilitas Pasar Modal dan Sentimen Investor
Langkah preventif ini terbukti efektif di lantai bursa. Meski saat ini sedang terjadi gejolak akibat skandal korupsi ekspor CPO senilai Rp14,3 triliun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap bergerak stabil dan ditutup menguat di level 8.173 pada sesi pertama hari ini.
Investor melihat pertemuan Hambalang sebagai sinyal bahwa pemerintah tetap memprioritaskan agenda ekonomi nasional (Indonesia Incorporated) di samping peran barunya sebagai pemain kunci perdamaian dunia.
Persiapan Akhir Menuju Washington
Setelah “memberesi” urusan rumah tangga ekonomi, Presiden Prabowo dijadwalkan terbang ke Amerika Serikat pada akhir pekan ini. Di Washington, ia akan bertemu dengan Presiden Donald Trump dan para pemimpin dunia lainnya dalam pertemuan perdana Board of Peace.
Misi ini membawa beban besar: memastikan keterlibatan 8.000 personel TNI di Gaza memberikan dampak positif secara kemanusiaan tanpa mengorbankan kepentingan ekonomi nasional.
Bagikan ke:
