Perayaan Tahun Baru Imlek dalam Perspektif Fiony Alveria
Perayaan Tahun Baru Imlek sering kali dikaitkan dengan suasana hangat keluarga. Hal ini juga dirasakan oleh Fiony Alveria, anggota JKT48 yang kini menjadi center dari single terbaru mereka, “Ku Bukan Idola”. Bagi Fiony, Imlek bukan hanya sekadar perayaan tahun baru, tetapi juga kesempatan langka untuk berkumpul bersama keluarga besar.
“Untukku pribadi, Imlek adalah hari yang hangat bersama keluarga, merayakan tahun baru dengan keluarga besar yang biasanya jarang bertemu,” ujar Fiony kepada media.
Berbeda dengan sebagian orang yang menganggap Imlek sebagai periode padat aktivitas, Fiony justru menikmati suasana santai. Keluarganya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, memasak bersama, lalu berbagi hampers kepada kerabat. Momen yang paling ia tunggu justru datang dari dapur rumahnya. Setiap tahun, keluarganya selalu menyiapkan kue lapis favorit yang menurutnya tak pernah gagal menghadirkan rasa rindu.
“Keluargaku selalu membuat kue lapis yang super enak. Selain itu biasanya juga ada mie goreng enak yang disediakan di rumah saudara,” kata member yang akrab disapa Cepio itu.
Seperti keluarga Tionghoa pada umumnya, keluarga Fiony juga menjalankan tradisi bersih-bersih rumah sebelum Imlek. Malam menjelang tahun baru pun diisi dengan makan malam bersama atau reunion dinner yang selalu menjadi momen penuh cerita.
Menurut Fiony, suasana malam sebelum Imlek selalu terasa spesial karena keluarga bisa kembali berbincang santai tanpa diburu kesibukan. “Biasanya kami membuka obrolan yang tidak sempat dibicarakan karena terlalu sibuk. Makanan enak dan obrolan hangat benar-benar menyenangkan,” ungkap member kelahiran 4 Februari 2002.
Memasuki Tahun Kuda Api 2026 yang dipercaya membawa energi besar dan perubahan, Fiony tidak terlalu mengikuti ramalan shio. Namun, ia tetap memandang prediksi tersebut sebagai hal yang menyenangkan bagi orang-orang yang penasaran. Alih-alih fokus pada ramalan, Fiony yang bergabung di JKT48 sejak 2019 itu lebih memilih menyiapkan harapan pribadi. Ia ingin menjadikan tahun ini sebagai fase pertumbuhan untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa dan bijak, sekaligus memberikan energi positif kepada lebih banyak orang.
“Semoga tahun ini bisa menjadi tahun peralihan yang baik supaya aku bisa menjadi lebih bijak dan dewasa. Semoga aku juga bisa mengerahkan seluruh energi yang aku punya untuk lebih banyak orang lagi,” tutur member generasi 8 JKT48 itu.
Semangat tahun baru, menurutnya, selalu membawa energi segar untuk perjalanan kariernya di JKT48. Ia berharap semangat itu bertahan sepanjang tahun dan bisa ia curahkan untuk grup yang telah membesarkan namanya. “Tahun baru selalu mendatangkan semangat baru untukku. Semua semangat ini akan kukerahkan untuk JKT48 ke depannya. Aku akan lebih bersemangat lagi tahun ini. Mohon dukungannya selalu untuk JKT48,” pungkas Fiony.
Tradisi dan Makna Imlek dalam Kehidupan Fiony
Tradisi Imlek yang dilakukan oleh keluarga Fiony mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan kerja sama. Dari mulai bersih-bersih rumah hingga memasak bersama, setiap aktivitas memiliki makna tersendiri. Hal ini juga menjadi bagian dari cara Fiony menjaga hubungan dengan keluarga besar.
Makanan menjadi bagian penting dalam perayaan Imlek. Kue lapis dan mie goreng menjadi hidangan favorit yang selalu disajikan. Menurut Fiony, makanan tersebut tidak hanya memberikan rasa kenyang, tetapi juga mengingatkannya akan kenangan masa kecil dan kehangatan keluarga.
Selain makanan, obrolan santai juga menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan. Fiony menyebut bahwa malam sebelum Imlek sering menjadi momen untuk saling berbagi cerita dan melupakan kesibukan sehari-hari. Ini memberinya kesempatan untuk merenung dan memperkuat ikatan emosional dengan keluarga.
Dalam konteks kehidupan pribadi, Fiony menganggap Imlek sebagai momentum untuk merefleksikan diri dan merencanakan tujuan di tahun baru. Ia tidak terlalu mempercayai ramalan shio, tetapi lebih fokus pada harapan dan impian yang ingin dicapai.
Harapan dan Energi Baru untuk Tahun 2026
Fiony mengatakan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun peralihan yang penting baginya. Ia ingin menjadi lebih dewasa dan bijak, serta mampu memberikan energi positif kepada orang lain. Ia percaya bahwa perubahan ini akan membantunya tumbuh sebagai individu dan sebagai anggota JKT48.
Energi baru yang diperoleh dari perayaan Imlek menjadi motivasi untuk menjalani tahun ini dengan semangat. Fiony berharap semangat ini dapat bertahan sepanjang tahun dan diwujudkan dalam bentuk prestasi dan kontribusi yang bermanfaat.
Ia juga berharap dukungan dari penggemarnya tetap terjaga. Dukungan ini menjadi bagian penting dalam menjaga semangat dan motivasi untuk terus berkembang.
Kesimpulan
Perayaan Tahun Baru Imlek bagi Fiony Alveria bukan hanya tentang tradisi dan ritual, tetapi juga tentang makna kebersamaan dan refleksi diri. Dari makanan hingga obrolan santai, setiap momen memiliki arti yang mendalam. Ia menganggap Imlek sebagai momen untuk merenung, berkumpul dengan keluarga, dan mempersiapkan harapan untuk tahun baru. Dengan semangat yang dimiliki, Fiony siap menghadapi tantangan dan peluang di tahun 2026.
Bagikan ke:
