Pupuk Indonesia Berkontribusi dalam Rehabilitasi Lahan Pertanian Pasca Banjir Sumatera
PT Pupuk Indonesia (Persero) menunjukkan komitmennya untuk mendukung rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak banjir di Sumatera. Dalam upaya tersebut, perusahaan memberikan bantuan berupa pupuk nonsubsidi sebanyak 10 ton. Bantuan ini akan didistribusikan ke beberapa daerah yang terkena dampak banjir, yaitu Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyampaikan bahwa pihaknya selalu berkomitmen mewujudkan pertanian berkelanjutan di Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional. Ia juga mengungkapkan bahwa bantuan pupuk ini merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak melalui program “Kementan Peduli”.
- Bantuan pupuk nonsubsidi ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak banjir. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan petani dapat kembali berproduksi dan mendapatkan pendapatan setelah sempat mengalami kerugian akibat bencana banjir yang terjadi sejak akhir November 2025.
Selain bantuan pupuk, Pupuk Indonesia juga aktif dalam memberikan bantuan kemanusiaan melalui program Kementan Peduli. Bantuan yang diberikan mencapai 215 ton dengan total nilai sebesar Rp5,68 miliar. Bantuan ini terdiri dari berbagai jenis barang seperti beras, gula, tandon air, air mineral, makanan siap saji, makanan ringan, susu, serta kopi, teh, dan telur.
- Bantuan tersebut dikirimkan ke Aceh menggunakan 80 truk. Proses distribusi dilakukan dengan koordinasi yang baik bersama stakeholder agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.
Program Rehabilitasi Lahan Pertanian oleh Kementerian Pertanian
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian melakukan program rehabilitasi lahan pertanian di Sumatera. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, memulai program ini dari Kabupaten Aceh Utara, yang kerusakannya dinilai paling parah. Program ini bertujuan untuk memulihkan kondisi lahan pertanian yang rusak akibat banjir.
Selain itu, melalui program Kementan Peduli, pemerintah juga memberikan bantuan kemanusiaan untuk pemulihan masyarakat pasca bencana. Pupuk Indonesia turut berpartisipasi dalam program ini dengan memberikan bantuan secara bertahap kepada masyarakat terdampak.
Kondisi Masyarakat Terdampak Banjir
Bencana banjir di Sumatera telah berlangsung lebih dari satu bulan lalu. Namun, hingga saat ini, kondisi masyarakat terdampak belum sepenuhnya pulih. Banyak dari mereka masih membutuhkan bantuan dari berbagai pihak.
Pupuk Indonesia berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memberikan bantuan secara bertahap. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk dukungan untuk memulihkan kehidupan masyarakat yang terkena dampak banjir.
Bagikan ke:
