Game of Thrones sebagai Cermin Politik, Kekuasaan, dan Kemanusiaan
ULASAN FILM, — Tidak banyak karya fiksi yang mampu melampaui batas-batas hiburan dan menjelma menjadi ruang refleksi bagi persoalan politik, hukum, sejarah, agama, serta psikologi manusia. Sebagian besar karya fantasi cenderung menghadirkan pertarungan klasik antara tokoh baik dan tokoh jahat dengan alur yang relatif mudah diprediksi. Game of Thrones justru mengambil jalan yang berbeda. Adaptasi novel A Song of Ice and Fire karya George R. R. Martin ini membangun sebuah dunia yang hampir sepenuhnya menolak dikotomi hitam dan putih. Tidak ada tokoh yang sepenuhnya suci, sebagaimana hampir tidak ada tokoh yang sepenuhnya jahat. Yang hadir adalah manusia dengan seluruh ambisi, ketakutan,…
