10 Sifat Orang Percaya Diri dan Disukai, Apakah Kamu Termasuk?

Editorial Summary

  • Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa melatih keterampilan apa pun akan membangun kepercayaan diri dalam melakukannya.
  • Kurator wellness Victorine Deych menambahkan bahwa beberapa minyak yang paling dikenal dapat meningkatkan rasa percaya diri antara lain kemangi suci/tulsi, jeruk bali merah muda, dan jeruk manis.
  • Menjadi pribadi yang percaya diri dan dihormati bukanlah tentang menjadi sempurna, melainkan tentang mengenali nilai diri sendiri, terus berkembang, dan berani menghadapi tantangan sambil tetap menerima kekurangan yang dimiliki.
kehidupan kesehatan mental penelitian psikologi Relationship Wonder Woman Victorine Deych Patrick Poessel

Pikiran kita bisa sangat memengaruhi kita.

a person holding a microphone
Mencintai diri sendiri dan menghargai kelebihan yang dimiliki selalu membawa pada rasa percaya diri. Foto: AMONWAT DUMKRUT / Unsplash.

PENGEMBANGAN DIRI, — Pikiran kita bisa sangat memengaruhi kita. Terkadang, dari luar, sepertinya segalanya berjalan lancar, banyak teman hingga pekerjaan yang kita sukai. Tetapi kita tetap merasa tidak nyaman dengan diri sendiri dan rasa percaya diri kita rendah.

Tak ada yang sepertinya bisa membuat kita keluar dari keadaan itu. Namun ada orang-orang yang paling percaya diri dan dihormati secara alami. Menurut psikologi, harga diri berarti bagaimana seseorang menilai atau memandang dirinya sendiri.

Harga diri diperkuat oleh pencapaian dan prestasi kita. Prasyarat untuk membangun fondasi yang kokoh adalah individu tersebut harus membangun otonomi dan kemandiriannya dari orang tua. Baru setelah pemisahan yang sehat tercapai, kita benar-benar dapat mulai merasa baik tentang diri kita sendiri.

Cara kita memperlakukan orang lain, membangun karier/penghasilan, dan memiliki hubungan yang hangat dan sehat semuanya merupakan kontributor kuat bagi perkembangan harga diri kita. Tak heran orang-orang yang secara alami percaya diri dan dihormati memiliki perilaku tertentu yang, untungnya, dapat kita kembangkan dalam diri kita sendiri.

Berikut adalah perilaku orang-orang yang secara alami percaya diri dan dihormati.

10 Sifat Daftar Percaya Diri yang Dihormati

1. Mereka terbuka untuk mempelajari keterampilan baru

Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa melatih keterampilan apa pun akan membangun kepercayaan diri dalam melakukannya. Jadi, baik kamu sedang memulai hobi baru atau mengasah keterampilan agar semakin mahir, hal itu merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan rasa percaya diri kamu.

2. Mereka sudah siap

Mengetahui jawabannya membantu membangun rasa percaya diri. Jika kamu mempersiapkan diri terlebih dahulu untuk suatu situasi, kamu akan merasa jauh lebih tenang saat menghadapinya. Hal ini berlaku untuk semua aspek kehidupan. Bayangkan saat belajar untuk ujian atau mempersiapkan presentasi. Ketika kamu merasa siap, kamu pun merasa percaya diri.

3. Mereka memiliki postur tubuh yang baik

Rasa percaya diri dapat meningkat dengan sangat cepat hanya dengan mengubah bahasa tubuh kita. Ketika kita membungkuk, membungkuk ke depan, dan pada dasarnya membuat diri kita terlihat lebih kecil, kita mengirim sinyal ke otak bahwa kita memiliki “kekuatan yang rendah,” yang memicu pelepasan hormon stres kortisol.

Sebaliknya, ketika kita mengambil postur yang menunjukkan kekuatan lebih tinggi — seperti pose Wonder Woman — tubuh kita mengirimkan sinyal ke pikiran bahwa kita memiliki kekuatan yang lebih besar. Hal ini melepaskan testosteron, membuat kita merasa lebih berani dan tegas.

4. Mereka menghargai diri sendiri

Mencintai diri sendiri dan menghargai kelebihan yang dimiliki selalu membawa pada rasa percaya diri. Jika kamu kesulitan menerima diri sendiri dan merasa sulit untuk fokus pada hal-hal positif, hubungi orang-orang terdekat kamu dan mintalah mereka membantu kamu agar bisa lebih menerima diri sendiri.

5. Mereka tidak fokus pada kelemahan mereka

Kita semua memiliki sisi baik dan buruk dalam diri kita. Namun, kita seharusnya hanya fokus pada hal-hal yang baik. Fokuslah pada hal-hal baik yang ada dalam dirimu. Apakah kamu seorang komunikator yang hebat? Ahli komputer? Seseorang yang tahu cara membuat orang lain merasa nyaman? Sadari aset-aset tersebut dan upayakan untuk menggunakannya secara rutin.

6. Mereka menghidupkan kembali momen-momen penuh percaya diri

Setiap orang pasti pernah mengalami saat-saat dalam hidupnya ketika merasa percaya diri atau berada dalam kondisi terbaik. Kuncinya adalah mengingat pengalaman itu dalam tubuh kamu dan perhatikan apa yang terjadi. Setiap kali kamu mengingat sesuatu, otak kamu —dan karenanya tubuh kamu —perlu mengaktifkan kembali memori tersebut dan memberi kamu sedikit pengalaman dari memori itu. Semakin lama kamu merenungkannya, semakin nyata rasanya.

7. Mereka tersenyum, tapi bukan senyuman palsu

Telah terbukti secara ilmiah bahwa orang dengan senyuman yang lebih sehat memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi daripada orang dengan senyuman yang tidak sehat. Sikat gigi dua kali sehari dan gunakan benang gigi sekali sehari, hindari gula sebisa mungkin, dan kurangi konsumsinya.

Minuman bersoda, minuman energi, dan permen lengket adalah yang paling buruk bagi gigi, serta kunjungi dokter gigi dan ahli kebersihan gigi kamu untuk pemeriksaan dan pembersihan gigi rutin. Untuk pasien rata-rata, itu setiap 6 bulan, dan untuk pencegahan terbaik, pembersihan setiap 4 bulan.

8. Mereka memakai wewangian yang membangkitkan rasa percaya diri

Menurut penelitian, beragam jenis minyak esensial memengaruhi otak secara langsung, baik di hippocampus maupun di amigdala yang mengatur emosi; oleh karena itu, menghirup minyak esensial dapat membantu kita membentuk asosiasi yang menyenangkan yang pada akhirnya meredakan ketegangan.

Kurator wellness Victorine Deych menambahkan bahwa beberapa minyak yang paling dikenal dapat meningkatkan rasa percaya diri antara lain kemangi suci/tulsi, jeruk bali merah muda, dan jeruk manis. Saat kamu mencium aroma yang memicu gelombang kebahagiaan di otak, kamu akan merasakan kegembiraan.

Indra penciuman terhubung dengan bagian simpul limbik dari pusat pengendalian emosi otak. Emosi positif berhubungan langsung dengan rasa percaya diri.

9. Mereka menampilkan sisi terbaik mereka secara harfiah

Melihat wanita yang memakai kosmetik membuat pengamat merasa lebih baik dan bahkan mungkin meningkatkan kesehatan mereka. Dalam sebuah penelitian yang dipimpin oleh Patrick Poessel dari Universitas Vanderbilt, para peneliti menganalisis reaksi emosional dan fisik dari 60 wanita terhadap berbagai gambar.

Setengah dari wanita tersebut mengalami peningkatan respons imun yang terukur dan penurunan hormon stres setelah melihat gambar-gambar wanita yang memakai riasan, sebuah efek yang menurut Poessel juga terjadi dalam penelitian lain.

10. Mereka membayangkan diri mereka sebagai orang yang percaya diri dan dihormati

Kepercayaan diri melalui teknik visualisasi dapat membantu siapa pun mencapai atau mewujudkan banyak hal dalam hidup mereka yang mungkin mereka anggap tidak mungkin. Menggunakan alat visualisasi untuk mewujudkan pikiran menjadi kenyataan cukup sederhana.

Pikiran tidak tahu perbedaan antara kenyataan dan imajinasi. Pikiran bawah sadar kamu akan bertindak berdasarkan apa yang dilihat, dirasakan, dan didengarnya. Itulah yang kamu ciptakan di dalam diri, terlepas dari apakah gambaran tersebut mencerminkan kenyataan kamu saat ini atau tidak. Jika kamu konsisten dalam apa yang kamu visualisasikan, kamu akan mencapainya.

Kesimpulan

Harga diri dan kepercayaan diri tidak muncul begitu saja, melainkan berkembang melalui pengalaman hidup, cara berpikir, hubungan dengan orang lain, serta kebiasaan yang kita bangun setiap hari. Orang-orang yang percaya diri dan dihormati umumnya memiliki perilaku positif seperti terus belajar, mempersiapkan diri dengan baik, menjaga postur tubuh, menghargai diri sendiri, berfokus pada kelebihan, serta memelihara pola pikir yang mendukung keberhasilan.

Namun, penting untuk memahami bahwa kepercayaan diri bukan berarti selalu merasa hebat atau tidak pernah meragukan diri sendiri. Setiap orang memiliki kelemahan, ketakutan, dan masa-masa ketika rasa percaya dirinya menurun. Beberapa cara yang disebutkan, seperti visualisasi, penggunaan wewangian, atau penampilan fisik, memang dapat membantu sebagian orang merasa lebih baik, tetapi bukan satu-satunya faktor penentu kepercayaan diri. Kepercayaan diri yang sehat tetap perlu dibangun di atas kemampuan nyata, pengalaman, usaha, dan penerimaan diri yang seimbang.

Menjadi pribadi yang percaya diri dan dihormati bukanlah tentang menjadi sempurna, melainkan tentang mengenali nilai diri sendiri, terus berkembang, dan berani menghadapi tantangan sambil tetap menerima kekurangan yang dimiliki. Dengan keseimbangan antara pengembangan diri dan penerimaan diri, kepercayaan diri yang kuat dan autentik dapat tumbuh secara alami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *