Anarki Tuna-Bahasa Kaum Yakjuj Makjuj dan Polarisasi Sosial Kita
Histeria manusia modern yang terjebak dalam anarki tuna-bahasa dari kaum Yakjuj dan Makjuj, cerminan nyata dari rusaknya dinding pembatas peradaban akibat hilangnya adab menyimak. Foto: Ilustrasi / AI. OPINI, — Tentu saja peradaban kontemporer tidak pernah kekurangan kanal beredarnya informasi. Hanya saja, kita sedang mengalami keruntuhan empati kognitif massal, akibat terkikisnya kemampuan untuk menyimak. Satu gejala sosiologis yang juga secara akurat menyerupai pola anarki komunikasi kaum Yakjuj Makjuj yang mandek dan bebal, karena watak destruktif tanpa ruang dialektis yang sehat. Selain dihadapkan dengan resesi ekonomi dan perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang gila-gilaan. Masalah mendasar lainnya ada juga pada kepunahan…
